BrebesNews.Co 6 September 2018 Read More →

Warga Lemahabang Tanjung Ramai-ramai Tolak Pemakaman Teroris Rajendra

Warga Lemahabang Tanjung sampaikan asprasi penolakan pemakaman jasad teroris Rajendra dengan memasang spanduk yang berisi pesan penolakan

BREBESNEWS.co – Ratusan orang menyatakan penolakan terhadap jasad terduga teroris, pelaku penembakan dua anggota Polisi unit PJR Jabar di ruas Tol Kanci-Pejagan, salah satunya adalah Rajendra Sulistiyanto (24) kelahiran Brebes, 1 Agustus 1994 Desa Lemahabang Kecamatan Tanjung, Rabu (5/9/2018).

Penolakan masyarakat setempat menunjukkan protes keras melalui aksi unjuk rasa penolakan pemakaman jenazah, dengan membawa spanduk dan memasangnya di pintu masuk gang makam maupun di area tempat pemakam umum (TPU) tersebut.

Mereke beralasan almarhum Rajendra sudah bukan menjadi warga Lemahabang, dan telah berdomisili di Kelurahan Harjamukti Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon Jawa Barat.

Masyhadi, selaku Kepala Desa Lemahabang membenarkan yang bersangkutan ( Rajendara ) memang kelahiran sini, namun sejak menikah dengan orang Harjamukti RT 05 RW 01 Kota Cirebon Jawa Barat, dan sudah berdomisili disana.

Unjukrasa penolakan melibatkan para tokoh agama, adat dan masyarakat yang antara lain Ustadz Abdul Hamid RT 03 RW 03, Ustadz Abdul Ghofur RT 02 RW 03 serta warga yang berjumlah kurang lebih 150 orang.

Tak hanya sebatas itu, atas dasar status kependudukan inilah selain warga, pihak desa juga tidak memberikan restu jenazah penebar teror dimakamkan di TPU desa kelahirannya.

“Selaku Kades, saya mengapresiasi keinginan warga yang tidak mau Rajendra dimakamkan di TPU desa.” imbuh Masyhadi.

Aksi penolakan dinyatakan resmi dari pemerintahan desa dengan dibubuhi materai enam ribu, ditandatangani oleh Tinggal, Ketua RT 02 dan Sukandar, Ketua RW 03 serta diketahui oleh Kades.

Dalam aksi itu, nampak Babinsa Koramil 04 Tanjung Kodim 0713 dan anggota Unit Intel Kodim Brebes, Polsek serta perangkat desa.

Mereka melaksanakan pemantauan dan pengamanan aksi unjukrasa penyampaian aspirasi warga. Kegiatan selama dan setelah, terpantau aman dan kondusif.

Penembakan Rajendra dan Ica Ardeboran

Diketahui sebelumnya, Rajendra dan Ica Ardeboran (20) warga Blok Cilimus RT 05 RW 01 Kelurahan Sunia Baru Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka Jawa Barat, ditembak mati Densus 88 Anti Teror Mabes Polri pada Senin (3/9/18) sekitar Pukul 09.30 WIB.

Keduanya ditembak mati di belakang kandang ayam milik Jejen warga Desa Kalisalak Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal, di dekat rel kereta api.

Kedua teroris tersebut menjadi DPO Polri dan Babinsa selama beberapa hari pasca aksinya menembak polisi dan melakukan kekerasan kepada pihak kepolisian.

Sementara berdasarkan informasi, kedua jenazah Rajendra dan Ica masih di semayamkan di salahsatu rumah sakit di Jakarta usai penembakan (AFiF.A)

 

 

Posted in: Serba Serbi