By 30 October 2018

Demi Perolehan WTP, Ratusan Mobil Dinas Pemkab Brebes Di Periksa

Pemeriksaan mobil dinas Pemkab Brebes

BREBESNEWS.co – Tim gabungan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Brebes dan UP3AD Samsat Brebes, Selasa (30/10/2018) melakukan pemeriksaan mobil dinas di lingkungan Pemkab Brebes.

Pemeriksaan yang bertempat di halaman timur pendopo bupati Brebes ini, selain pemeriksaan kelaikan seperti terhadap kondisi mesin, fungsi lampu, kondisi ban dan fungsi rem, tim juga melakukan pengecekan terhadap kelengkapan surat kendaraan.

Bahkan, bagi kendaraan dinas yang diketahui terlambat pembayaran pajak kendaraan, langsung diperintahkan membayar pajak di tempat.

Sebab, di lokasi itu juga disiapkan petugas Samsat Brebes untuk pembayaran pajak kendaraan.

Kepala DPPAKD Kabupaten Brebes, Joko Gunawan mengatakan, pemeriksaan kendaraan dinas dilakukan sebagai salah satu komitmen agar di tahun 2019 nanti, laporan keuangan Pemkab Brebes, tahun 2018 bisa meraih Wajar Tanpa Perkucualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK.

“Salah satu penyebab Pemkab Brebes belum bisa meraih WTP pada tahun 2017 karena asetnya belum tertib,” ujar Joko kepada sejumlah awak media di sela-sela pemeriksaan.

Lebihkanjut Joko menerangkan, salah satu upaya penataan aset itu melakukan klinik aset. Dimana, saat ini pihaknya melakukan pemeriksaan kendaraan dinas di seluruh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD), untuk mencocokan aset kendaraan baik roda dua atau roda empat.

Apakah aset itu sudah tercatat dan datanya telah sesuai atau belum, termasuk buku kir dan pajak kendaraan.
“Untuk hari ini, sasaran kami adalah seluruh aset kendaraan di lingkungan Sekretariat Daerah, baik sepeda motor atau mobil diperiksa. Selanjutnya, di SKPD lain,” jelasnya.

Jumlah mobil dinas

Sesuai data yang ada, lanjut Joko, aset kendaraan dinas di lingkugan Setda Brebes ada sebanyak 170 unit kendaraan dinas.

Dari jumlah itu, menurutnya, sebanyak 120 unit berupa mobil dan 50 unit sepeda motor.

Sedangkan jumlah kendaraan dinas di luar lingkungan Setda Brebes mencapai lebih dari 160 unit jenis mobil dan sekitar 200 unit lebih sepeda motor.

“Pada kegiatan ini, kami juga bekerja sama dengan Samsat Brebes. Maksudnya, bagi kendaraan dinas yang diketahui terlambat membayar pajak atau akan habis pajak kendaraannya, bisa langsung membayar,” ujar Joko.

Sementara Kepala Kantor Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) Samsat Brebes, Alimin Suprayitno mengatakan, ada beberapa faktor penyebab kendaraan dinas mengalami tunggakan pajak.

Di antaranya, karena kendaraan dinas sudah dilelang tetapi tidak dibaliknamakan, sehingga masih tercatat sebagai aset Pemkab. Mestinya pemenang lelang kendaraan dinas itu segera melakukan balik nama.

Kemudian, akibat kendaraan dinas yang sudah dihibahkan dan ternyata yang mendapat hibah tidak tertib membayar pajak kendaraan.

“Akibat keadaan ini image Pemkab Brebes menjadi jelek. Tapi, sekarang sudah kami tertibkan dan hari ini terlihat sekali keteladanannya dengan mengumpulkan seluruh kendaraan dinas. Kami juga menyiapkan petugas untuk memproses pembayaran pajak kendaraan,” pungkasnya. (AFiF.A)

Posted in: Pemerintahan