By 23 October 2018

Tersangkut Dijaring, Nelayan Losari Bawa Pulang Mortir Aktif yang Dikira Besi Tua

Mortir aktif

BREBESNEWS.co – Dua nelayan asal desa Prapag Lor Kecamatan Losari, Nabil (33) dan Alidin (49), Minggu malam menemukan dua mortir aktif saat sedang mencari ikan di Laut Jawa perairan Kecamatan Losari, Brebes.

Mortir aktif tersebut tersangkut diajaring merekan.

Kapolsek Losari AKP Suraedi saat dihubungi telepon selulernya, Senin (22/10/2018) membenarkan temuan itu.

Menurutnya mortir aktif yang diduga sisa perang pada jaman penjajahan Belanda itu, di kira besi tua,

“Saat menemukan mortir mereka sedang mencari ikan, karena tersangkut dijaring saat diangkat. Lalu, kedua benda itu dikira besi tua dibawa pulang,” kata Suraedi.

Menurut Kapolsek, kedua nelayan itu berniat menjadikan besi tua alias mortir itu sebagai bandul atau pemberat di kapal mereka.

“Mereka mengiranya itu bukan benda yang bisa meledak. Sehingga dibawa ke rumah,” jelas Kapolsek.

Namun petugas kepolisian yang sempat mendapatkan laporan temuan tersebut dari warga, plangsung mendatangi kedua warga tersebut. Dan mengamankan benda ke balai desa setempat.

“Karena sewaktu-waktu bisa meledak, akhirnya kami mengamankannya,” ujarnya.

Selanjutnya, pihaknya berkoordinasi dengan Unit Jibom Brimob Polda Jateng di Pekalongan untuk melakukan disposal atau penghancuran mortir.

“Dua mortir itu sudah dimusnahkan,” tuturnya lagi.

Selanjutnya dua mortir diledakan di pesisir Gegara Crucuk, Desa Karangdempel, Kecamatan Losari, Senin.

“Hal tersebut dilakukan untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Suraedi.

“Pihaknya mengimbau kepada para nelayan agar tidak membawa barang serupa ke rumah jika menemukannya,” imbuh Kapolsek menandaskan. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi