By 1 November 2018

Ciptakan Kreatifitas Anak, SDN 1 Brebes Adakan Belajar Diluar Ruangan

Siswa=siswi SDN 1 Brebes saat belajar di luar ruanagn dengan melakukan permaianan tradisional Gobag Sodor

BREBESNEWS.co – Sebanyak 763 sekolah di Kabupaten Brebes mulai dari SD, SMP/MTs, SMA/SMK, Kamis (1/11/2018) pagi, secara serentak melaksanakan Outdoor Classroom Day (OCD).

Tak terkecuali Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Brebes, yang juga menggelar belajar diluar ruang kelas (Outdoor Classroom Day), di pelataran dan halaman sekolah hari ini.

Kegiatan belajar diluar kelas ini sendiri sengaja dilakukan guna menciptakan kreativitas terhadap anak didik di sekolah, dengan menghadirkan berbagai macam permainan tradisional.

Salah satunya dengan menari, membaca puisi, bermain gobag sodor, enggrang, congklak, bermain kelereng kegiatan mencuci tangan sebelum makan, dan masih banyak permainan yang dimainkan.

Hal tersebut, sebagai bukti kecintaan terhadap lingkungan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan melestarikan kebudayaan bangsa.

Belajar kebersihan dengan praktek cara mencuci tangan

Kepala SDN 01 Brebes Riyanto SPd mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan pada peserta didik serta sebagai salah satu langkah penerapan sekolah yang ramah anak di Kabupaten Brebes sehingga dapat mampu menumbuhkan semangat siswa dalam belajar.

“Para siswa tampak lebih ter-motivasi dan lebih menikmati suasana yang berbeda dari biasanya,” ujar Riyanto.

Dalam kegiatan ini para siswa melakukan kegiatan belajar sekaligus bermain dengan hal-hal yang positif.

Riyanto menambahkan, sebagai penyandangSekolah Ramah Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan anak Republik Indonesia padaJuli 2017, dan Predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Tegah Tahun 2017.

“Kita menerapkan belajar tidak hanya dikelas saja. Belajar seperti permainan tradisional untuk menumbuhkembangkan bagaimana kecintaan terhadap budaya local,” terangnya.

Menurutnya, penanaman budaya sejak dini tentu mereka akan makin mencintai dan mengenal budaya local.

“Bermain, merupakan salah satu kebutuhan dan hak anak. Bermain mengajarkan keterampilan penting dalam kehidupan seperti daya tahan, kerja sama, dan kreativitas,” tandas Riyanto memungkasi. (AFiF.A)

Posted in: Pendidikan