By 10 November 2018

Dewi Aryani ; Pekerja Brebes Perlu Pikirkan Kesehatan dan Jaminan Masa Depan

Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan oleh anggota Komisi IX DPRRI Dewi Aryani di Bumiayu

BREBESNEWS.co – Sudah saatnya masyarakat kabupaten Brebes harus bisa merubah mindset untuk memikirkan kesehatan dan jaminan masa depan mereka.

Karena siapapun tidak akan pernah tahu akan tertimpa sakit atau kematian dan setiap orang yang kerjapun pasti akan sampai pada masa pensiunnya.

“Tapi Mending aja kalau masyarakat memiliki jaminan kesehatan dan jaminan hari tua, paling tidak akan membuatnya lebih nyaman menikmati hidup dihari tuanya nanti,” ujar Dewi Aryani, Anggota DPR RI dari komisi IX, saat Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan, Jum’at sore (9/11/2018) di gedung KPN kecamatan Paguyangan.

Menurut Dewi Aryani, masyarakat harus menyadari bahwa memiliki BPJS ketenagakerjaan merupakan hal penting. Karena, BPJS ketenagakerjaan melindungi masa tua peserta.

Jika PNS sudah pasti ada dana pensiunan, tapi jika karyawan atau buruh apapun ya dengan BPJS ketenagakerjaan ini untuk jaminan hari tuanya.

“Demi untuk merealisasikan aspirasi saya sebagai anggota dewan maka saya akan membantu membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan selama tiga bulan kepada warga terpilih di setiap desa pada masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes ini. Setelah itu, peserta secara kesadaran sendiri membayar iuran mereka,” katanya yang disambut gembira hadirin.

Dewi juga menyatakan bahwa sebentar lagi Brebes akan berubah menjadi kota industri, hal itu seiiring dengan akan berdirinya sekitar 39 Pabrik besar yang ada dikabupaten Brebes.

Jika satu pabrik bisa mampu menyerap enam ribu tenaga kerja baru, sudah jelas dari 39 pabrik itu berapa tenaga kerja yang akan terserap.

“Untuk itu masyarakat memang harus bisa merubah mindset mereka demi masa depannya dan masa depan keluarganya. Dengan memiliki dua jenis kepesertaan BPJS masyarakan akan terlindungi kesehatan dan hari tuanya.

BPJS ketenagakerjaan akan membayar gaji selama peserta tidak bekerja karena kecelakaan kerja. Selain itu BPJS juga akan membayarkan santunan kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia,” terang Dewi yang juga politikus PDIP.

Dewi menyatakan, iuaran BPJS ketenagakerjaan itu lebih murah ketimbang satu bungkus rokok.

Ilustrasinya, Jika sebukus rokok harganya Rp. 20.000 bisa habis selama dua hari, maka iuran BPJS yang hanya sebesar Rp16.800 cukup dibayarkan satu bulan sekali.

“Itu artinya iuran BPJS ketenagakerjaan lebih murah dari satu bungkus rokok dalam satu bulan.” Pungkas Dewi.
(DHANI)

Posted in: Serba Serbi