By 11 November 2018

STAI Brebes Gelar Wisuda Sarjana ke 12

Tampak 3 sarjana peraih IPK teringgi dalam acara wisuda STAI Brebes yang ke 12

BREBESNEWS.co (Tegal) – Sekolah Tinggi Agama Islam Brebes (STAI-B) Hari ini mewisuda 149 Sarjana (S1) di Convention Hall Rita Super Mall Kota Tegal, Sabtu (10/11/2018).

Wisuda itu merupakan angkatan ke-12, sejak perguruan tinggi swasta tersebut berdiri.

Agenda Wisuda berupa Sidang Senat Terbuka yang dipimpin dan di buka oleh Ketua STAI-B Prof Dr H Muhaimin MA.

Prof Muhaimin mengatakan, kehadiran STAI-B menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat Brebes khususnya yang merupakan daerah religius, dan daerah sekitar.

“Dengan wisuda ini diharapkan para alumni nantinya menjadi pendidik yang memiliki predikat ulama intelektual dan intelektual ulama,” ucapnya.

Muhaemin juga bersyukur, karena dua program studi di STAI Brebes yakni Hukum Ekonomi Islam (HEI) Jurusan Syariah dan Bimbingan Konseling Islam (BKI) Jurusan Dakwah telah di visitasi dan akreditasi.

Sekretaris Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) Wilayah 10 Jateng Hasyim Muhammad menjelaskan, kalau sekarang menjamur berdirinya perguruan tinggi.

Sedikitnya ada 5500 perguruan tinggi di seluruh Indoesia. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitasnya.

Menyikapi hal ini, pemerintah juga menerapkan peraturan yang amat ketat untuk pendirian perguruan tinggi antara lain dengan penerapan akreditasi.

“Bila suatu program studi belum keluar Akreditasinya, maka bila menyelenggarakan wisuda merupakan pelanggaran hukum yang bisa di pidanakan,” ujar Hasyim.

Dia menambahkan, perlunya kewaspadaan karena terungkap juga PT yang nakal, dengan menggampangkan pendidikan, misalnya mahasiswa cuma mendaftar kuliah, terus setor uang kuliah, lalu di wisuda.

“Perguruan tinggi semacam ini dijadikan kegiatan ekonomi bagi pengelolannya dan itu merupakan pelanggaran hukum,” ungkapnya.

Dia memuji STAI Brebes telah memenuhi perarturan perundangan yang berlaku sehingga mahasiswanya diakui keberadaannya. Untuk itu, jangan lupa mereka yang telah diwisuda harus dimasukan ke Pangkalan Data Perguruan Tinggi Nasional.

“Lulusan perguruan tinggi yang terakreditasi harus tercatat, harus sudah ada dipangkalan data PT secara nasional,” tegasnya

IPK Tertinggi

Peraih IPK tertinggi, Lia Luthfiani berhasil menjadi wisudawan terbaik Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Brebes, Dengan meraih nilai IPK 3,61 Terbaik kedua diraih Janatun Na’imah (3,59) dan terbaik ketiga diraih oleh Muksin (3,59).

Lia berhasil mengungguli 149 wisudawan lainnya.

Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati sarjana STAI Brebes, teriring harapan agar ilmu yang telah diperoleh akan bermanfaat bagi masyarakat,

“Lulus kuliah mendapat gelar sarjana S-1 bukanlah akhir perjalanan saudara, tapi justru awal bab baru,” tegas Narjo. (AFiF.A).

Posted in: Pendidikan