By 14 December 2018

Resmob Brebes Tangkap Pembobol ATM Gunakan Korek

Para tersangka pembobol atm saat berada di Mapolres Brebes

BREBESNEWS.co – Tiga pelaku sindikat pembobol ATM lintas daerah akhirnya berhasil dibekuk jajaran Reserse Mobil Polres Beebes.

Mereka telah beroperasi di sejumlah kota dengan kerugian masing-masing korban hingga puluhan juta rupiah.

Ketiganya ditangkap Kamis (30/11/2018) kemarin, di salah satu hotel di Bekasi, Jabar.

Mereka adalah Darmawan (40) warga Tegalkunir, Tugu Utara RT 002/013, Kecamatan Koja, Jakarta utara; Ahmadi (39) warga Sidorejo RT 01/02, Bekri, Lampung Tengah; Hermansyah (41) warga Cikedokan RT 01/05 Sukadanau, Cikarang Barat, Bekasi.

Kasatserse Polres Brebes, AKP Arwansa dalam relese persnya, Kamis (13/12/2018) menuturkan, kasus ini terungkap dari laporan warga yang kehilangan uangnya di ATM BRI dekat RS Muhamadiyah Bumiayu, Brebes.

Saat itu korban memasukkan kartu ATM BRI ke mesin ATM di RS Muhamadiyah Bumiayu untuk mengambil uang.

Saat itu korban pelapor gagal memasukkan kartu ke mesin ATM. Lalu seseorang masuk ke anjungan ATM memberitahukan korban cara memasukkan ATM dengan cara agak miring.

“Sambil berpura-pura membantu itu, pelaku meminta korban menekan tombol angka PIN. Kartu ATM tidak bisa masuk karena terganjal sehingga proses transaksi gagal dan korban menganggap kartu ATM tertelan mesin,” ujar Arwansa.

Tidak lama, pelaku lain datang dan berpura-pura mengambil kartu dari dalam mesin. Saat kartu ATM sudah dikeluarkan, pelaku menukar dengan kartu ATM lain yang sudah disiapkan. Pelaku yang sudah memegang ATM dan nomor PIN, selanjutnya menguras uang milik korban.

“Awalnya ada laporan, kita selidiki akhirnya kita dapat satu kelompok yang diduga sebagai pelaku. Penangkapan setelah anggota Polres Brebes melakukan perburuan selama satu minggu,” ujarnya lagi.

Dari perburuan fan penangkapan ini, polisi menyita barang bukti berupa 42 buah ATM, 4 handphone, 2 pack tusuk gigi, 1 lem MX Bond dan 1 mobil.

Arwansa mengungkapkan, masing masing pelaku memiliki memiliki tugas berbeda dalam beraksi.

Pertama salah seorang dari mereka memasang alat pengganjal di mesin ATM, anggota lain melakukan pengamatan di mesin ATM. “Biasanya beroperasi di mesin ATM yang ada di minimarket,” ungkapnya.

Saat ada calon korban akan mengambil uang maka kartu ATM tidak akan keluar karena sudah diganjal.

Saat itulah, beberapa pelaku datang dengan pura-pura untuk menolong mengambilkan kartu ATM.

Selain puluhan kali melakukan operasi di Brebes, kawanan juga mengakui telah melakukan aksinya di Pekalongan, Banyumas, Pemalang, Bekasi, Cilacap, Cirebon, Lampung, Makassar, Batang, Kota Pekalongan dan Semarang.

Darmawan, salah satu tersangka, mengakui setiap kali beraksi mendapat hasil minimal Rp 1 juta sampai puluhan juta.

“Sudah dilakukan di berbagai kota. Hasilnya mulai dari Rp 1 juta sampai puluhan juta,” ujarnya sambil menunduk. (AFiF.A).

Posted in: Kriminal