By 18 January 2019

Berikut 20 Nama Warga Larangan Korban Penjualan Orang di Papua

Rombongan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat di rumah warga Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) di Desa Pamulihan Larangan Brebes

BREBESNEWS.co – Dalam kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Brebes, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyempatkan diri bertatap muka dengan 20 keluarga korban Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) ke Sorong Papua, di rumah keluarga Wirto (31), salah satu warga Dusun Sekardoja Desa Pamulihan Kecamatan Larangan, Rabu (16/1/2019) malam.

Forkopimda Kabupaten Brebes turut mendampingi ramah tamah Ganjar ini.

Ganjar selanjutnya menanyakan kronologis kejadian kepada para keluarga korban dan melakukan komunikasi melalui ponsel dengan para korban yang masih dalam perjalanan pulang dan berada di Kota Balikpapan Kalimantan Timur.

Dari 20 orang, diinformasikan 3 lainnya dalam keadaan demam. Mereka akan tiba di Surabaya Kamis besok (17/1/2019) sekitar pukul 17.00 WIB.

“Saya perintahkan Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jateng untuk menjemput mereka di Surabaya untuk diantar kembali ke keluarganya masing-masing,” ucap Ganjar.

Ia berharap, agar pihak berwenang mengusut secara tuntas permasalahan ini sehingga tidak terjadi lagi kedepannya.

Sementara itu, berdasarkan cerita keluarga Wirto diceritakan, mulanya 20 pekerja sebelumnya berangkat awal Desember 2018 lalu, akan diberi kerjaan dengan di iming-imingi uang saku 1 juta rupiah.

Mereka dijanjikan bekerja di proyek pemasangan kabel, namun setelah berada di Sorong Papua, mereka ditinggal pergi oleh mandor yang mengajaknya begitu saja tanpa digaji.

Akhirnya pekerja tersebut,kini dinyatakan terlantar.

Di hadapan para istri pekerja tersebut, Gubernur memastikan penjemputan para suami mereka.

”Ya negara harus tanggung jawab. Kita bantu sebisanya. Alhamdulillah Kemensos membantu pemulangan mereka dari Sorong ke Surabaya. Dari Surabaya ke Brebes kita bantu,” tegasnya.

Inilah data ke-20 para korban TPPO, yang kesemuanya dari Dusun Sekardoja Desa Pamulihan, meliputi Wirto (31), Damad (54), Sukra (42), Darwanto (27), Karwanto (43), Dirman (53), Carkiyad (42), Supendi (25), Rusjito (28), Suhari (27), Toto Kartono (37), Tardi (32), Handoko (38), Dikrim (48), Tarno (32), Waryono (28), Hariri (55) serta Kuswanto (32). (AFiF.A)

Posted in: Sosial