By 28 January 2019

Jumlah Penerima PKH di Brebes Tahap I, Tahun 2019 Alami Penurunan

Wakil Bupati Narjo saat memberi sambutan rakor PKH di Pendopo Kabupaten Brebes

BREBESNEWS.co – Untuk memantapkan pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH), Pemkab Brebes melalui Dinas Sosial mengadakan Rapat koordinasi (Rakor) Program Keluarga Harapan (PKH) dan pemantapan SDM Pendamping PKH di Pendopo Bupati, Senin (28/1/2019). Rakor dibuka oleh Wakil Bupati Brebes, Narjo.

Dalam sambutannya, Narjo menjelaskan Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin.

Program ini sebagai bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan melalui pemberian bantuan dana tunai bersyarat.
Narjo mengapresiasi kerja dan semangat Pendamping PKH yang telah menjalankan tugas mulia dengan tulus dan penuh tanggung jawab.

PKH dipandang Narjo sebagai ujung tombak dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program PKH .

“Berjalan tidaknya program PKH ada ditangan teman teman pendamping PKH,” tandas Narjo

Pemasangan stiker keluarga miskin

Sementara Kordinator PPKH Kabupaten Brebes Fatah El Zaman menyampaikan terima kasih, karena berkat kerja keras pendamping PKH dalam pemutahiran.

Data jumlah KPM PKH tahap 1 tahun 2019 mengalami penurunan. Awalnya, pada tahap 4 tahun 2018 sebanyak 128.383 KPM sedangkan pada tahap 1 tahun 2019 turun menjadi .128.071 orang KPM.

Secara rinci, lanjut Fatah El Zaman, jumlah 128.071 KPM PKH tahap 1 tahun 2019 terdiri dari 2349 Ibu Hamil, 36.338 balita, 2857 anak prasekolah, 72.133 anak usia SD, 37.092 anak usia SMP, 23.973 anak usia SMA, 23.390 lanjut usia dan 635 disabilitas.

“Dana yang digulirkan kepada mereka sebesar Rp 151.906.375.000,-“ ungkap Eel, panggilan akrab Fatah El Zaman.

Pihaknya berjanji akan terus melakukan pemutahiran data demi tepat sasaran PPKH Kabupaten Brebes.

Cara yang ditempuh antara lain dengan Pemasangan Sticker Keluarga Miskin pada setiap rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Cara ini efektif dan mampu menyadarkan Masyarakat kalau dirinya tidaklah miskin. Terbukti setelah ada sosialisasi pemasangan sticker ada 7 orang yang menyatakan mundur dari penerima manfaat karena malu.

“Tepat data, tepat jumlah, tepat sasaran dan tepat waktu adalah pedoman yang dipegang para pendamping PKH,” tandas Eel.

Rakor dihadiri Kordinator wilayah PPKH Provinsi Jawa Tengah Arif Rohman SE MM, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes Drs Khambali, Kabid Banlindayasos Dinsos Kabupaten Brebes Evaroni Atlahah MPd, Kasi PFM dan penanganan bencana Suharjo, Kordinator PKH Kabupaten Brebes Fatah El Zaman.

Peserta Rakor terdiri dari petugas PKH, pendamping dan administratur pangkalan data PPKH, tim koordinasi PKH Kabupaten serta stakeholder terkait lainya. (AFiF.A)

Posted in: Sosial