By 30 January 2019

Kenal di FB, Diajak Jalan-jalan, Remaja Putri di Bantarkawung jadi Korban Pencabulan

Pelaku pencabulan M.Khoidnudin saat di gelandang di Mapolres Brebes

BREBESNEWS.co– Berkenalan di media sosial Facebook, seorang siswi salah satu SMP di Kabupaten Brebes, berinisial FA (14) jadi korban pencabulan M. Koidnudin (24) warga RT 01 RW 05 Desa Cibentang Kecamatan Bantarkawung.

Menurut Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono melalui Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim, Iptu Triyatno, Selasa (29/1/2019) terungkapnya kasus tetsebut setelah korban mengadukan kepada keluarganya dan selanjutnya melapor kepada pihak kepolisian.

Kronologis kejadian berawal dari kenalan melalui media sosial facebook, pada Minggu (20/1/2019) lalu.

Saat itu, pelaku dengan korban janjian untuk bertemu.

“Saat itu keduanya janjian untuk bertemu selepas magrib, kemudian mereka berdua jalan-jalan,” ungkapnya.

Saat bertemu dengan korban, lanjut Triyatno, pelaku memakai sepeda motor dan berboncengan dengan temannya. Akhirnya pelaku memboncengkan korban dengan menggunakan motor pelaku.
Sedangkan motor korban dipakai temannya.

Setelah acara jalan-jalan selesai, korban dan pelaku memutuskan untuk pulang.

Namun, di pertengahan jalan kawan pelaku berpisah dan masih memakai motor korban.

“Di pertengahan jalan pulang itulah, korban FA diajak berhenti oleh pelaku di sebuah lapangan dengan alasan untuk berfoto. Awalnya korban dirayu untuk melakukan hubungan suami-istri, karena ditolak akhirnya pelaku mengancam korban akan dibunuh kalau tidak mau menuruti nafsu bejatnya, akhirnya korbanpun pasrah,” ujar Triyatno.

“Pelaku, Khoidinudin kini terpaksa berurusan dengan pihak berwajib untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya karena melakukan asusila terhadap anak di bawah umur. Pelaku dikenakan Pasal 81 ayat 1 dan 2 dengan UU No. 17 Tahun 2016, tentang penetapan Perpu No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU RI No. 23 Tahun 2002,” tegasnya.

Saat ini yang bersangkutan diamankan di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Brebes. Lima tahun kurungan penjara dan maksimal 15 tahun sudah menantinya. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal