By 4 January 2019

Tebing Penahan Longsor di Salem Ambruk, Ancam 3 Rumah Warga

Warga bersama anggota TNI Salem tengah bergotong royong menahan talud yang longsor di Kecamatan Salem

BREBESNEWS.co – Pasca ambruknya Talud Penahan Tanah (TPT) pada tebing setinggi 8 meter di Desa Gandoang Kecamatan Salem, Kamis malam (3/1/2019) yang mengancam tiga pemukiman warga yang berada di bawahnya, ratusan masyarakat yang dibantu anggota TNI-Polri, BPBD Brebes, Satpol PP dan perangkat kecamatan maupun desa setempat, melaksanakan karya bhakti. Jumat (4/1/2019).

Mengantisipasi, kejadian ambruknya tanah yang meluas, mereka membuat tanggul darurat dari karung yang diisi pasir ataupun tanah.

“Warga juga menancapkan potongan bambu pada tebing bekas yang longsor guna menahan laju material jika terjadi longsor susulan,” ujar Bati Tuud Koramil 13 Salem  Kodim 0713/Brebes, Pelda Jahri saat si konfirmasi.

Lebih lanjut ditambahkannya, upaya tersebut akan terus dilakukan sampai tanggul penahan darurat benar-benar dinyatakan mampu atau kuat menahan tebing.

Masyarakat berharap bantuan dari pemerintah kecamatan maupun daerah untuk merekonstruksi ulang TPT.

Kronologi

Diketahui, Talud roboh sekitar Pukul 21.15 WIB sepanjang kurang lebih 10 meter sehingga mengancam 3 pemukiman warga menyusul hujan deras sehari sebelumnya mulai Pukul 15.00-18.30 WIB, mengguyur wilayah Kecamatan Salem dan sekitarnya. Tembok tak mampu menahan resapan air hujan dari atas.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Adapun para pemilik rumah yang terancam meliputi Kartoyo (60), Warsono (25) dan Rukman (30). Ketiganya petani dan warga RT 02 RW 01. Kerugian materiil ditaksir mencapai 25 juta rupiah.

“Setelah dinyatakan aman ketiga warga beserta keluarganya tersebut diperbolehkan kembali kerumah masing-masing. Namun tetap kami himbau pada puncak musim penghujan, Januari-Februari 2019 ini, jika sewaktu2 terjadi hujan dengan intensitas yang deras dan cukup lama, segera mengungsi ketempat yang lebih aman,” pungkas Jahri. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi