By 11 February 2019

Longsor Kembali Terjadi di Salem, Ancam 41 Pemukiman Warga

Longsoran yang terjadi di bukit Desa Tembongraja Kecamatan Salem yang mengancam 41 rumah warga dibawahnya

BREBESNEWS.co – Setelah Sabtu pagi kemarin Salem ditimpa longsor di seputar tempat pemakaman, bencana longsor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Salem Kabupaten Brebes.

Kurang lebih 3 hektar lahan pertanian masyarakat Dukuh Cimaras RT 01 RW 03 Desa Tembongraja serta jalan menuju lapangan sepak bola desa tertutup material sepanjang 50 meter dan lebar 27 meter, Minggu (10/2/2019).

Longsor juga mengancam 41 pemukiman penduduk yang berada di bawah tebing persawahan atau mahkota longsor.

Dalam siaran persnya, Pjs Danramil 13 Salem Pelda Jahri menuturkan, kejadian dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Salem dan sekitarnya dari pukul 00.00 WIB – 05.00 WIB.

Mahkota longsor di areal persawahan sebelumnya telah mengalami pergerakan tanah.

“Awalnya warga curiga setelah mendengar ledakan cukup keras sekitar jam dua lebih lima belas menit dini hari, mereka terbangun dan memeriksa keadaan lingkungan sekitar tempat tinggal mencari sumber bunyi, namun tidak ditemukan apapun karena hujan masih turun,” terangnya.

Namun pada pagi harinya, penduduk mendapati di areal persawahan telah mengalami longsor.

Saat ini, Minggu (21.00 WIB) retakan tanah juga sudah menjalar ke pekarangan rumah antatanya di Waswinudin (45) petani RT 01 RW 03 Dukuh Cimaras (garis mahkota longsor) dan mengancam puluhan tetangganya.

Minggu malam ini juga, seluruh masyarakat tersebut sudah mengungsi, ini sesuai himbauan dari Koramil dan BPBD Kecamatan guna mengosongkan jalur bencana mengingat hujan gerimis masih terjadi.

“Warga kami wajibkan mengungsi, kami khawatir air cepat menggenangi rekahan yang sekarang sudah selebar 50 centimeter. Karena musibah dapat datang kapan saja,” tegas Jahri.

Diketahui, tak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian harta benda yaitu areal persawahan ditaksir ratusan juta rupiah.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melaksanakan kerja bakti pembersihan dan membuat pengamanan darurat di sekitar rumah Pak Waswinudin untuk menahan tanah, besok pagi (11/2/2019),” imbuh Jahri. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi