By 10 March 2019

Soal Politik Uang, Bawaslu ‘Grebeg’ Pasar Wage Bumiayu

Para petugas dan aparat sedang membentangkan poster yang berbunyi penolakan politik uang Pilpres dan Pileg 2019 di Pasar Hewan Wage Bumiayu

BREBESNEWS.co – Guna meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam keikutsertaan pada pemilu legislatif (Pileg) dan pemilu presiden (pilpres) 17 April 2019 mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Brebes gencar lakukan Sosialisasi kesemua lapisan masyarakat.

Seperti halnya melakukan terobosan baru dengan mendatangi masyarakat yang ada di Pasar Hewan/Wage Bumiayu, Minggu (10/3/2019).

Berdasarkan pantauan dilapangan, Acara yang dikemas dengan hiburan calung ini ternyata mendapatkan respon yang bagus dari masyarakat.

Mereka masayarakat yang ada di kawasan pasar hewan bersedia menyimak apa yang disampaikan tim Bawaslu yang terdiri dari Bawaslu kecamatan dan Kabupaten.

Soim salah seorang warga mengungkapkan, acara sosialisasinya cukup bagus serta mengena dan masyarakat memang butuh sosialisasi semacam ini dari Bawaslu ataupun dari KPU.

Terlebih lagi pada pemilu kali ini bukan pemilu bisa tapi merupakan pemilu gabungan antara legislatif dan presiden.

“Masyarakat masih binggung karena jumlah kartu yang banyak dan hal ini perlu sosialisasi yang lebih gencarkan lagi terutama bagi masyarakat yang sudah sepuh,” ujar soim.

Divisi OSDM Bawaslu Kabupaten Brebes, M.A Ma’ruf mengatakan, kegiatan Grebeg Pasar Wage sukses pemilu, tolak money politik (politik uang) ini sebagai salah satu upaya sosialisasi Bawaslu Brebes kepada seluruh lapisan masyarakat tentang pemilu dan aturan-aturannya.

“Tujuannya tiada lain ya, agar ada peningkatan partisipasi masyarakat untuk terlibat dan ikut mensukseskan pemilu April 2019 mendatang,” ungkap Ma’ruf.

Ma’ruf menyatakan, selain di pasar hewan/wage Bumiayu, upaya semacam ini juga dilaksanakan di beberapa tempat diantaranya pada komunitas para abang becak, mahasiswa di STIMIK Paguyangan, pada masyarakat di kawasan Jawalastu, dikampung nelayan, para petani bawang dan yang lainnya lagi.

“Materi yang kami sampaikan ya seputar pengawasan partisipatif masyarakat, politik uang, kabar/berita Hoax dan kampanye hitam serta aturan-aturan pemilu,” pungkasnya.
(DHANI)

Posted in: Politik