By 10 April 2019

Kader PDIP Brebes Laporkan Baliho Capresnya Dicoret ‘ Banci dan PKI’

Baliho yang disita Bawaslu karena adanya coretan di wajah salah satu Capres dan pembubuhan tulisan ‘Banci’ di balihonya.

BREBESNEWS.co – Bawaslu Brebes, Selasa (9/4/2019) menerima laporan dari Wakil Ketua PAC PDIP Brebes Jamal Guntur dengan adanya sejumlah alat peraga kampanye (APK) pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, dicoret-coret oknum tak bertanggungjawab.

APK berupa baliho dan spanduk Capres nomor 01 (Jokowi – Maaruf)  dicoret menggunakan cat semprot warna hitam wajah kedua Capres tersebut,dan  ditulisi ‘Banci’ dan ‘PKI’.z

Laporan penemuan adanya baliho tersebut tersebar di beberapa lokasi di Brebes, antaranya di sepanjang jalan Kabupaten Brebes – Jatibarang  dan Kluwut Kecamatan Bulakamba.

Saat ditemui di Bawaslu Brebes, Jamal Guntur mengatakan, melaporkan adanta temuan itu, setelah rekanya menemui APK yang dicoret pakai cat semprot warna hitam bertuliskan ‘Banci dan PKI’ di Desa Pulosari, Kecamatan Brebes serta sepanjang jalan Brebes-Jatibarang.

Selain itu, di jalan pantura Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, juga ditemukan APK yang mengalami pencoretan dengan tema sama.

“Tadi pagi ada kader yang melaporkan kalau banyak APK yang dirusak. Kemudian kita lakukan pengecekan di lapangan ternyata benar. Ada baliho bergambar Jokowi yang dicoret-coret di bagian wajah terus ditulisi PKI dan banci,” katanya.

Selain APK bergambar Jokowi, ada pula APK milik caleg yang mengalami hal yang sama.

Baliho milik caleg PDIP dari Dapil Brebes 1, Waraskah Yanti, dibubuhi tulisan PKI dengan cat semprot warna hitam.

“Dengan adanya kejadian perusakan APK dengan cara dicorat caret jelas merugikan Capres kami, karena bisa mempengegaruhi secara negatif pemilih nantinya,” tutur Jamal.

Sementara itu, anggota Bawaslu Brebes, Rudi Raharjo mengatakan, terkait laporan tersebut, pihaknya akan segera menindaklanjutinya.

“Tahap awal laporan akan dipelajari termasuk barang bukti sudah diterima oleh Bawaslu, yang selanjutnya akan diperiksa para pelapor untuk dimintai keterangan perihal perusakan baliho tersebut,” ujar Budi. (AFiF.A)

Posted in: Politik