By 30 April 2019

Pembunuhan Janda Pemilik Warteg di Jagapura di Reka Ulang

Saat jalannya, reka ulang pembunuhan janda pemilik warteg di Desa Jagapura Kersana

BREBESNEWS.co – Rekontruksi atau Reka ulang atau kasus pembunuhan kepada Sudarti (45) seorang janda pedagang marung makan (Warteg) “Susi” di depan pabrik tekxtil Desa Jagapura Kecamatan Kersana digelar oleh jajaran unit 1 Sat Reskrim Polres Brebes, Senin siang (29/4/2019) kemarin.

Kasus pembunuhan yang terjadi pada Kamis 4 April 2019, dan pelakunya merupakan mantan suami korban berhasil diungkap oleh Polisi.

Pelaku tak lain adalah mantan suami korban, Samsudin (44) warga Desa Kubangpari, Kecamatan Kersana.

Dia sempat kabur sebelum akhirnya ditangkap tim Resmob Polres Brebes dua hari berselang setelah kejadian.

Kegiatan reka ulang dipimpin langsung oleh Kanit 1 Satreskrim Polres Brebes Ipda Firmansyah dan jaksa Amir dari Kejaksaan Negeri Brebes.

Kegiatan reka ulang dengan pengawalan anggota bersenjata tim Resmob Polres Brebes tersebut dilakukan untuk memperjelas hasil pemeriksaan kasus tersebut.

“Tujuan reka ulang ini adalah untuk memperjelas hasil pemeriksaan kasus tersebut,” jelas Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono melalui Kanit I Ipda Reza.

Dalam reka uang tersebut, tersangka Samsudin melakukan 9 (sembilan) adegan dari mulai mendatangi korban di wartegnya, dengan menggunakan sepeda motor dan memarkirkanya disamping warung hingga mengetuk pintu dan masuk kedalam warung.

Adegan lainnya, tersangka kemudian berbincang dengan korbanya untuk keinginan rujuk kembali atas perceraiannya.

Namun oleh korban ditolak hingga terjadi cekcok sebelum akhirnya pelaku mencekik leher korban dan memukul kepala korban sebanyak dua kali dengan menggunakan gagang sebilah golok.

Menurut Kanit 1 Reza seperti yang dikutip Tribratanews.jateng.polri.go.id, Selasa 29/4/2019), kasus pembunuhan terungkap berdasarkan hasil autopsi tim laboratorium forensik Polda Jawa Tengah, menunjukkan korban meninggal dunia karena mengalami hantaman atau kekerasan benda tumpul.

“Penyebab kematian korban terungkap akibat hantaman benda tumpul (gagang golok) yang biasa untuk memecah es batu yang dihantamkan di kepala korban,” imbuhnya.

Atas kasus tersebut, ucap Reza, penyidik menjerat tersangka Samsudin dengan pelanggaran pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

Seperti yang sudah diberitakan, berdasarkan pengakuan pelaku yang tak lain adalah mantan sang suami korban yakni Samsudin datang ke warung Susi untuk diajak rujuk setelah 1 bulan bercerai.

Alasan pelaku katena dirinta masih cinta pada bekas isrinya itu. Naumun karena yang dirujuk tidak mau Samsudin dengan kalap membunuh bekas istrinya tersebut.

 

Pelaku sempat kabur ke Solo Jawa Tengah, namun karena bujukan keluarga dia mau pulang, dan akhirnya ditangkap dirumahnya. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal