By 13 April 2019

Tahun 2019, Pemkab Brebes Terima DAK Sekolah Rp 112,5 Milyar

Sosialisasi pada penerima anggaran DAK sekolah 2019 untuk Kabupaten Brebes

BREBESNEWS.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes menerima bantuan dari pemerintah pusat berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 112,5 Miliar.

“Dana tersebut diperuntukan untuk pembangunan, rehabilitasi dan fasilitas penunjang pendidikan dasar di SD dan SMP,” ujar Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes Rojat, saat Rakor Bidang Pendidikan tahun 2019 di Gedung Korpri Brebes, Jumat (12/4/2019).

Menurut Rojat, DAK tersebut diperuntukan pembangunan dan rehab 557 sekolah.

Jumlah tersebut dibagi antaranya 470 Sekolah Dasar (SD) dan 87 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Rincianya, untuk dana rehab dan pembangunan SD totalnya mencapai Rp 89.318.182.000 dan SMP Rp 23.208.529.000,” terangnya.

Diungkapkannya, pemberian DAK tersebut nantinya masing-masing sekolah akan mendapatkan jumlah bntuan yang berbeda-beda.

Dengan harapan, bantuan tersebut bisa sesuai dengan peruntukannya. Seperti, rehab sekolah, rehab ruang guru, pengadaan alat praktikum, rehab laboratorium, MCK, penunjang fasilitas pendidikan, pengadaan buku, komputer dan lain sebagainya.

Lebih lanjut, dia menerangkan, pelaksanaan bantuan DAK sesuai Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Kegiatan  dilaksanakan melalui partisipasi masyarakat atau swakelola sesuai peraturan peresiden No. 54 Tahun 2010 yang pelaksanaannya mendapatkan pendampingan dan pengawasan dari tim TP4D Kejaksaan Negeri Brebes,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Brebes Idza Priyanti mengatakan, penerimaan DAK Kabupaten Brebes merupakan yang paling banyak dibanding daerah lain.

Idza berharap, bantuan DAK pendidikan dapat dilaksanakan sesuai rencana, pelaksanaan di masing-masing sekolah penerima DAK Tahun Anggaran 2019.

Dengan artian, penerima bantuan kali ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Untuk itu, saya berharap kerjasama dari seluruh elemen pendidikan dan lapisan masyarakat, agar kegiatan ini berjalan sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

(AFiF.A)

Posted in: Pendidikan