By 14 May 2019

Begal Nasabah Bank Berhasil Dicokok Jajaran Polres Brebes

Salah satu pelaku begal nasabah bank Robi (27) duduk saat di interogasi kanit Idik 1 Aiptu Titok Supramono

BREBESNEWS.co- Jajaran Tim Resmob Polres Brebes berhasil mencokok begal atas nama Robi (27) yang biasa beraksi di beberapa wilayah, antaranya, di Kabupaten Brebes, Jogyakarta, dan Kabupaten Tegal.

Pelaku merupakan anggota jaringan begal yang sering beraksi dengan sadis kepada korbannya, terutama nasabah bank yang baru mengambil uangnya.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono melalui Kanit Idik 1 Aiptu Titok Supramono kepada awak media, Selasa (14/5/2019) menuturkan, selain menjadi aktor dalam perampasan dengan kekerasan, pelaku juga menjadi target utama pelaku kejahatan yang selama ini meresahkan masyarakat. Utamanya di wilayah Kabupaten Brebes.

“Pelaku atau aktor begal nasabah bank atas nama Robi ini diamankan di Surabaya, Senin 13 Mei malam, atas informasi dari dua temannya, yakni Irwanto (32) warga Madiun Jawa Timur dan Raden Ali (30)  warga Jambi Sumatera Barat yang lebih dahulu tertangkap,” ujar Titok.

“Pelaku tergolong sadis dalam menjalakan aksinya. Terakhir, mereka beraksi di Jalan Raya Paguyangan Brebes dengan melukai seseorang, yang saat itu berusaha menolong korban ketika dibegal,” imbuhnya.

Lebihlanjut dia menjelaskan, pelaku biasanya beroperasi dengan beberapa pelaku lainnya.

Pelaku memiliki peran masing-masing serta kejahatan di lokasi yang berbeda. Ada yang berperan sebagai pengintai calon korban, mengendarai sepeda motor hingga yang melakukan eksekusi.

“Modusnya, pelaku mengintai calon korban sejak di dalam bank saat mengambil uang. Setelah itu, dibuntuti hingga mendapatkan kesempatan melakukan aksinya,” jelasnya lagi.

Didepan penyidik, Robi mengaku melakukan aksinya di empat lokasi di wilayah Kabupaten Brebes dengan sasaran para nasabah bank terutama ibu-ibu.

“Sasaranya ibu-ibu yang baru saja ambil uang di bank. Kita intai, ikuti dan rampas uangnya,” terang Robi.

Pelaku pencurian dengan kekerasan ini dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. Sedangkan, pencurian biasa dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal