By 15 June 2019

KH Subhan Makmun : Halal Bihalal Tidak jadi Tradisi di Jaman Nabi

Bimbingan Mental dan acara Halal Bihalal ASN Brebes

BREBESNEWS.co – Halal Bihalal tidak menjadi tradisi di jaman Nabi Muhammad SAW.

Namun demikian pada intinya ada pada saat jaman Rasulullah SAW. Hal itu terbukti dengan ucapan Nabi yang menegaskan kalau kedua muslim berjabat tangan maka akan diampuni dosa-dosanya kedua orang tersebut.

“Dan juga tidak boleh ada pertengkaran hingga tiga hari lamanya. Termasuk penghormatan kepada tetangga, kepada tamu-tamu,” ujar Kiai Subhan saat menjadi pembicara di Bimbingan Mental dan acara Halal Bihalal ASN Brebes di Pendopo Kabupaten, Jumat (14/6/2019).

Di Makkah, lanjut Kiai Subhan, tidak ada takbiran seperti di Indonesia saat Idhul Fitri, di Maroko juga tidak ada malam takbiran. Saudi dan Maroko tidak ada takbiran,

Maka jangan bangga dengan Arabnya, karena kebudayaan Islam di Indonesia lebih hebat.

Masyarakat Islam Indonesia mampu mengejawantahkan kebudyaan Islam dari perilakunya.

“Kalau Sumber ilmu ada di Mekkah, Gudang ilmu ada di Mesir sedangkan Amaliyah ada di Indonesia,” tukasnya lagi.

Contoh lain, muliakanlah tamu, tetapi di Arab tidak ada istilah tamu. Sangat mulia sekali kebudayaan Islamiyah yang ada di Indonesia dalam hal menghormati tamu.

“Sampai-sampai anak-anak Pramuka yang lagi jambore pun ketika membutuhkan sarana mandi, langsung dipersilahkan oleh masyarakat setempat,” jelas Subhan.

Halal Bihalal juga telah dicontohkan Nabi Yusuf ketika mengumpulkan keluarganya disinggasana kerajaan ketika Nabi Yusuf sudah menjadi raja,

Meskipun dahulu di dzolimi oleh saudara-saudaranya namun Nabi Yusuf memberi contoh untuk saling meminta maaf, tidak ada lagi dendam.

“Tidak ada saling salah menyalahkan, hari ini mari kita lupakan. Kita saling maaf memaafkan,” ujar Yusuf dengan rendah hatinya.

Bupati Brebes Idza Priyanti memohon maaf lewat halal bihalal di Pendopo.

“Diharapkan tali silaturahim antara atasan dan bawahan atau pimpinan dengan staf maupun antara staf dengan staf saling maaf dan memberi manfaat sesuai tugas dan kewajibannya masing-masing,” kata Idza sebelum acara dilaksanakan (AFiF.A).

Posted in: Ekonomi & Bisnis