By 2 July 2019

Dugaan Penyelewengan Dana Pembangunan Desa dan PBB, Kades Sindangjaya Dipolisikan

Kades Sindangjaya Taswin saat disidik Unit I Tipikor Reskrim Polres Brebes

BREBESNEWS.co – Jajaran Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Brebes menahan Kepala Desa (Kades) Sidangjaya, Kecamatan Ketanggungan, Taswin bin Sahudi (47).

Penahanan tersangka Taswin, atas dugaan korupsi dana desa (DD) di tahun 2017 lalu, yang menyebabkan kerugian keuangan negara hingga 500 juta rupiah.

Selain itu, tersangka juga diduga telah melakukan tindak pidana korupsi atas Bantuan Gubernur yang diterima desanya tahun 2017 lalu. Juga beberapa bantuan keuangan lainnya, termasuk dugaan penggunaan dana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Dihubungi lewat selulernya, Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Tri Agung Suryomicho, Selasa (2/7/2019) membenarkan adanya penahanan tersebut.

Menurut Tri Agung, kasus itu terbongkar dari adanya laporan masyarakat di Desa Sidangjaya yang menyebutkan adanya dugaan penyimpangan pengelolaan bantuan pembangunan desanya.

Dari laporan itu, sedikitnya ada lima item pengelolaan keuangan desa yang diduga telah diselewengkan, antaranya Dana Desa (DD) tahun 2017, Bantuan Gubernur (Bandgub) Jateng untuk pembangunan infrastruktur desa di tahun 2017.

“Diketahui dari dana bantuan gubernur ini, masih ada 75 persen pekerjaan yang belum dilaksanakan. Sedangkan untuk dana desa juga masih ada pekerjaan yang belum dilaksanakan,” jelas Tri Agung.

Selain dua bantuan itu, tersangka Taswin juga diduga melakukan tindak pidana korupsi bantuan Bupati untuk Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahun 2018. Bahkan dari penyelidikan polisi program Pamsimas tidak dikerjakan sama sekali.

Selanjutnya Kades Taswin juga diduga mengkorupsi dana PBB dari tahun 2013 hingga 2017 yang tidak disetorkan ke Kantor Pajak Brebes, serta Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPH) yang bersumber dari semua anggaran desa di tahun 2017.

“Dari hasil audit yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Brebes, tindakan tersangka ini telah menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 574.609.232.,” ujar Kasatreskrim.

Atas kasus yang menjeratnya itu, tersangka kini sudah diberhentikan sementara dari jabatannya sebagai kades.

Polisi kini masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka yang jumlahnya sekitar 18 orang saksi.(AFiF.A)

Posted in: Kriminal