By 8 July 2019

Pasca Operasi Tumor, Pasien ini Dapat Kunjungan Bupati

Suharti posisi ditengah, bekas pasien tumor di pinggul RSUD Brebes

BREBESNEWS.co – Bupati Brebes Idza Priyanti mewakilkan Kepala Bidang Penanggulangan Kemiskinan Setda Brebes Dra Hj Farikha, mengunjungi warga Desa Songgom Lor RT 01/RW 04 Kecamatan Songgom. Suharti yang menderita Tumor di pinggul, Senin (8/7/2019).

Sebelumnya Bupati Idza menerima kabar Suharti telah pulang ke rumah, setelah mendapat perawatan dan operasi tumor Kamis (4/7/2019) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes secara gratis karena mendapatkan pembiayaan dari Pemkab.

Kunjungan Bupati untuk memastikan kondisi warga penderita tumor tersebut apakah sudah membaik pasca operasi.

“Kami dari pemerintah daerah turut senang mendengar Ibu Suharti kembali ke rumah. Namun perlu kami pastikan apakah benar-benar sudah membaik atau belum kondisi ibu,” ucap Farikhah.

Kata Farikhah, Suharti tampak sehat dan sudah merasa nyaman melakukan aktifitas. Hanya tersisa benjolan kecil menyerupai kutil di tubuhnya.

“Saya sungguh berterima kasih kepada pemerintah, terutama Bupati Brebes, karena hari ini dapat langsung melihat kondisi saya,” ujar Suharti dengan raut wajah sumringah.

Menurut penjelasan Suharti, penyakit tumor, awalnya hanya berupa benjolan kecil dan terasa gatal. Sehingga hanya digaruk dan dibiarkan saja.

“Gatal terasa di area pinggul belakang, lama-lama benjolan tersebut tumbuh, kondisi badan lemas dan semakin memburuk,” terang Suharti.

Dilanjutkan Suharti, sudah 6 tahun menahan sakit, tidak periksa ke dokter karena terkendala biaya.

Setelah mendapat rujukan serta respon dari pemerintah daerah dia dibawa ke rumah sakit dan dioperasi. Rencananya Suharti akan melakukan kontrol ke rumah sakit Sabtu depan.

Pada kesempatan tersebut, bupati memberikan bantuan berupa dana sosial, guna biaya pengobatan lanjutan. Serta bantuan sembako dari Gerakan Eling Sedulur (GAES) yang diprakarsai Bagian Humas Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Dinkominfotik) Kabupaten Brebes.

Diketahui, Suharti tinggal di rumah sederhana nan kecil dengan cat tembok rata-rata terkelupas, beserta kedua putri seusia Sekolah Dasar (SD).

Suharti mendapat pendampingan dari Ketua PAC Fatayat NU Songgom Sumiyati, dalam proses pengobatan. Menurut Sumiyati, Suharti tidak mau berobat karena takut, dan terkendala biaya.

Namun setelah mendapat pendampingan dari Pengurus PAC Fatayat dirinya mau berobat. Bahkan berhasil dioperasi tumornya setelah Bupati turun tangan menggratiskan pembiayaan operasi, pengobatan dan rumah sakit. (AFiF.A)

Posted in: Sosial