By 6 August 2019

Dekatkan Urus Perijinan, Gerai Layanan Publik Dilaunching di Bumiayu

Launching Gerai Pelayanan Publik (GPP) Bumiayu, Selasa di kawasan eks Kawedanan Bumiayu.

BREBESNEWS.co – Sebagai upaya lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih mudah, cepat dan efisien, Pemkab Brebes melaunching Gerai Pelayanan Publik (GPP) Bumiayu, Selasa (6/8/2019) di kawasan eks Kawedanan Bumiayu.

GPP Bumiayu yang dilaunching secara langsung oleh Bupati Brebes Idza Priyanti ditandai dengan penandangan kerja sama antar intansi dan pemukulan gong.

GPP melayani 65 perizinan hingga pembayaran pajak dan layanan lainnya yang bisa diurus ditingkat kabupaten.

Bupati Idza Priyanti mengatakan, keberadaan GPP Bumiayu ini untuk memberikan kemudahan pelayanan publik bagi masyarakat Brebes di wilayah selatan.

“Kami berharap dengan hadirnya GPP Bumiayu dapat memudahkan/mendwkatkan madyarakat dalam memperoleh layanan publik,” kata Bupati.

Menurutnya, berdirinya GPP Bumiayu dapat dimanfaatkan oleh warga masyarakat Brebes wilayah selatan sebagai tempat berlangsungnya kegiatan atau aktivitas penyelenggaraan pelayanan publik atas barang, jasa atau pelayanan administrasivuang meripakan perluasan fungsi pelayanan terpadu dalam rangka menyediakan pelayanan yang cepat, mudah, terjangkau, aman dan nyaman.

“GPP Bumiayu tidak hanya memberikan pelayanan dari Pemkab Brebes saja, akan tetapi juga intansi vertikal lainnya, seperti Kepolisian, Perpajakan, Pos dan lainnya,” terang Idza.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Brebes, Drs Ratim mengatakan, GPP Bumiayu merupakan bagian dari rintisan untuk mewujudkan Mall Pelayanan Kabupaten Brebes.

Di GPP hampir semua pelayanan ada meski ada yang masih terjadwal.

“Nantinya akan kita upayakan semua pelayanan ada setiap hari sehingga benar-benar memudahkan dan mendekatakan kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui GPP ini ini semua layanan dapat terintegrasi dalam satu tempat. Masyarakat yang membutuhkan banyak layanan cukup di satu tempat tidak perlu pindah-pindah, sehingga menjadi sangat mudah.

“Memang saat ini baru ada 12 loket, namun tidak menutup kemungkinan akan bertambah lagi layanan loket yang lain,” papar Ratim. (DHANI)

Posted in: Serba Serbi