By 18 August 2019

HUT RI ke 74 Lapas Brebes Beri Remisi 189 Warga Binaan

Prosesi pemberian remisi kepada warga binaan Lapas Kelas II Brebes di HUT RI ke 74

BREBESNEWS.co – Di Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia Lembaga Pemasyarakatan kelas II Brebes memebrikan remisi (pengurangan masa tahanan) kepada 189 penghuni tahanan, Sabtu (17/8/2019) kemarin.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia memberikan Remisi atau Potongan Masa Tahanan setiap tahun memberikan remisi kepada penghuni Lapas yang berhasil menunjukan perubahan perilaku.

Merubah kualitas hidup dan memperbaiki kompetensi diri dengan mengembangkan ketrampilan untuk hidup mandiri serta menumbuhkan dan mengembangkan usahanya.
“Termasuk para penghuni Lapas Kelas II B Brebes, banyak yang mendapat Remisi dari Presiden,” ujar Kepala Lapas Brebes Maliki, disela pemberian remisi di Lapas setempat.

Adapun Remisi yang diberikan Kementrian Hukum dan Ham RI beragam dari mulai satu bulan hingga 5 bulan pengurangan masa tahanan.
Maliki melaporkan, penguni lapas kelas IIB Brees sebanyak 294 warga binaan. Dari jumlah itu, sebanyak 189 orang mendapatkan remisi umum 1 sebanyak 187 warga binaan dan remisi umum 2 sebanyak 1 orang dan 1 orang mendapatkan remisi bebas langsung.

Surat Keputusan Pemberian Remisi diserahkan secara simbolis oleh Bupati Brebes Idza Priyanti dalam upacara di Lapas setempat, usai Upacara Pengibaran Bendera HUT RI.

Idza membacakan sambutan tertulis Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly yang antara lain mengatakan bahwa kelebihan peghuni lapas, kerap menjadi sumber dari segala permasalahan.

Sering kali pula menjadi alasan pembenar terhadap setiap penyimpangan yang terjadi di lingkungan Lapas.

Juga masih di dengar peredaran Narkoba yang di kendalikan dari dalam lapas serta penyalah gunaan Ponsel dan sebagainya. Maka dari itu jajaran lembaga pemasyarakatan dituntut harus membangun langkah-langkah pembenahan dan program revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan yang harus terus dilakukan.

“Lapas harus bisa menjadi tempat untuk melakukan pembinaan diri dan kepribadian sehingga penghuninya menjadi manusia yang taat dan mandiri agar bisa hidup lebih baik lagi,” ujar Menteri Yasonna Laoly.

Selain itu Lapas harus ditransformasi menjadi institusi yang mampu menyiapkan masyarakat tangguh berketrampilan dan memiliki produktifitas tinggi sehingga siap berkompetensi dalam persaingan global.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Brebes Narjo, Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono, Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Faisal Amri, Ketua Pengadilan Negeri Brebes Edi Saputra Pelawi SH MH, Ketua Pengadilan Agama Brebes Abdul Basyir, Kalapas Kelas II B Brebes Maliki SH MH, Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes dan undangan lainnya. (AFiF.A)

Posted in: Hukum