By 5 August 2019

Lewat Pesan Gombal Inbok FB, Pelajar SMP ini Jadi Korban Pencabulan

Tersangka pencabulan Mohamad Ajid Ayatullah saat di sidik pihak Reskrim Polres Brebes

BREBESNEWS.co – Mohamad Ajid Ayatulloh Khameni (21), warga Dukuh Karang Salam Desa Mendala Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes dicokok jajaran Polres Brebes, karena tindakannya mencabuli seorang pelajar.

Ajid ditangkap setelah diduga nekat menyebutubuhi gadis 15 tahun (sebut saja bunga) yang masih duduk dibangku SMP.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono melalui Kasubbag Humas Iptu Umi Antum Farich menyebutkan pelaku melakukan aksi cabulnya sebanyak empat kali kepada korban.

Menurut Umi, sebelum menyetubuhi korban, pemuda yang sehari-hari bekerja serabutan itu, berkenalan dan merayunya melalui media sosial (medsos) facebook.

“Pelaku mengirimkan pesan gombal melalui inbok medsos facebook kepada korban hingga beberapa kali. Hingga akhirnya korban diajak bertemu pelaku disuatu tempat,” kata Umi seperti yang dikutip dari tribratanewspolres brebes, Senin (5/8/2019).

Peristiwa itu terjadi, pada bulan Juni 2019 lalu. Korban termakan bujukan untuk pergi ke rumah pelaku.

“Dirumah pelaku inilah aksi cabul dilakukan sebanyak 4 kali dalam waktu dua malam berturut-turut,” lanjutnya.

Aksi cabul ini terbongkar setelah pelaku membalas SMS dari korban yang meminjam hp milik orangtuanya. Hingga akhirnya orang tua korban mengetahui jika anaknya telah dicabuli pelaku. Untuk kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

Selain mengamkan pelaku, sejumlah barang bukti juga ikut diamankan, antaranya, satu buah Baju Hem warna Biru tua kombinasi merah dan kuning motif Kotak – kotak, satu buah celana jeans warna hitam, satu buah celana dalam warna coklat, satu buah kerudung warna biru tua dan satu buah BH warna biru muda kombinasi putih.

Akibat perbuatan cabul kepada anak dibawh umur, palaku terancam hukuman sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang – undang.

“Ancaman hukuman penjaranya minimal 5 Tahun, maksimal himgga 15 tahun,” pungkasnya.(AFiF.A)

Posted in: Kriminal