By 3 September 2019

Mahasiswa KKN UNES Adakan Pemilihan Dokter Cilik di Parireja

Prosesi pemilihan Usaha Kesehatan Sekolah UKS) sisalah satu SD Parireja Kecamatan Banjarharjo

BREBESNEWS.co – Usaha Kesehatan di Sekolah (UKS), merupakan salah satu sarana penting untuk meningkatkan derajat kesehatan dan membentuk pola perilaku hidup bersih dan sehat di tingkat sekolah baik dasar maupun lanjutan.

Untuk memenuhi tujuan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNES) pada Senin (2/9/2019) mengadakan pemilihan dokter kecil tingkat sekolah dasar di Desa Parereja Kecamatan Banjarharo sebagai salah satu program unggulannya.

Kondisi sarana dan prasarana kesehatan sekolah yang cenderung kurang diperhatikan menjadi salah satu alasan mahasiswa mencanangkan program tersebut.

Dalam program dokter kecil, peserta didik tidak hanya berperan sebagai objek penerima layanan kesehatan, tetapi juga sebagai subyek, bersama dengan warga sekolah lainnya seperti para guru, pegawai, komite sekolah, dan para orang tua siswa yang berperan dalam meningkatkan kesehatan dan mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat.

“Seperti yang kita ketahui, di Desa Parereja ada tiga sekolah dasar negeri, namun dua diantaranya memiliki fasilitas kesehatan yang kurang memadai. Dua sekolah dasar yaitu SDN Parereja 02 dan 03 masing-masing memiliki fasilitas ruang UKS, namun hanya bentuk ruang saja sementara alat penunjangnya belum tersedia” pungkas Riri, salah satu mahasiswa kuliah kerja nyata.

Untuk menjangkau perbaikan dan peningkatan mutu kesehatan di sekolah dasar, maka sekolah harus memiliki sarana kesehatan yang layak.

Melalui program dokter kecil ini, mahasiswa mengharapkan kehadiran duta kesehatan di sekolah masing-masing yang mampu menjadi role model bagi siswa-siswi lainnya untuk memiliki pola perilaku hidup bersih dan sehat.

Dalam merealisasikan programnya, mahasiswa juga tidak hanya memilih sosok dokter kecil di masing-masing sekolah, dengan bantuan dari pihak kampus Universitas Negeri Semarang melalui dosen pembimbing lapangan, Dr. Isti Hidayah.

Sekolah juga diberi bantuan fasilitas tambahan berupa alat peraga kesehatan serta pelatihan bagaimana mendayagunakan alat-alat tersebut kepada para dokter kecil terpilih.

“Dengan penyelenggaraan bantuan tersebut, pihak sekolah diharapkan tidak lagi memiliki kendala dalam mengelola dan menjalankan UKS,” tandaa Isti.

(Tulisan sumbangan mahsiswa KKN Unes Semarang ; Abizard Sarno Faraz Raufa)

Editor. : AFiF.A

Posted in: Pendidikan