By 7 September 2019

Perintah Jokowi, Brebes jadi Kawasan Industri Baru di Jateng

Rapat identifikasi kebutuhan program kegiatan, dalam rangka percepatan pembangunan Kabupaten Brebes di Baperlitbangda

BREBESNEWS.co – Ditetapkannya Kabupaten Brebes menjadi Kawasan Industri Baru (KIB) menjadikan perekonomian Brebes akan melompat jauh.

Pasalnya pertumbuhan ekonomi yang tadinya hanya 0,5 persen pertahun, bakal meloncat menjadi 7 persen pertahun. Tentunya, peluang dan tantangan ini harus disikapi dengan berbagai langkah strategis yang membumi sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Brebes.

“Kawasan industri Brebes seluas 3.700 hekatare, akan memacu tumbuhnya perekonomian masyarakat,” ujar Bupati Brebes Idza Priyanti pada rapat identifikasi kebutuhan program kegiatan, dalam rangka percepatan pembangunan Kabupaten Brebes di Baperlitbangda, Sabtu (7/9/2019).

“Ini perintah langsung pak Presiden RI Jokowi, menjadikan Brebes sebagai kawasan industri baru guna mendorong tumbuhnya investasi dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Idza, pihaknya harus lari kencang bahkan meloncat untuk melalui tahap persiapan. Ada empat belas item yang musti digarap saat ini hingga 2024.

Diantaranya, kesiapan lahan, tenaga kerja, energi kelistrikan, telekomunikasi, sanitasi, jaringan transportasi, perumahan pemukiman, pembuangan sampah, kebutuhan air baku, dan lain-lain.

“Brebes akan mengusulkan berbagai kebutuhan tersebut kepada Presiden, karena tidak bisa dipenuhi oleh daerah akibat keterbatasan anggaran,” ungkapnya.

Dampak sosial dari ekses lainnya juga dibahas pada rapat tersebut termasuk solusi yang ditawarkan. Yang jelas, Brebes menjadi Kawasan Industri di Jawa Tengah selain Kendal dan Borobudur yang digarap secara bersama-sama antara Pemkab Brebes, Pemprov Jateng dan Pemerintah Pusat.

Hal hal yang akan dibangun untuk mendukung KIB antara lain merampungkan Jalingkut, Fly Over Pejagan, Pelabuhan Tegal, Jalun kereta api ke pelabuhan, ketercukupan rumah hunian pekerja, bendungan karet Pemali, bendungan karet Babakan, normalisasi waduk Malahayu, pembuatan waduk Bantarkawung, distribusi pipa gas Cirebon-Semarang, gardu induk listrik Ketanggungan, PLTGU Batang, Terminal Agro Pemalang, dan Pariwisata Guci, Jalan akses ke jalan tol dengan peningkatan kualitas dan peningkatan kelas jalan dan lain-lain.

Rapat yang dipimpin langsung Bupati Brebes tersebut, didampingi Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT dan kepala Baperlitbangda DR Angkatno. Hasil rapat akan menjadi bahan usulan pada rapat tingkat Provinsi Jateng pada Selasa (10/9/2019) di Semarang.

Seluruh Kepala OPD turut hadir dalam kesempatan tersebut dengan mengajukan usulan, sanggahan serta solusi yang ditawarkan. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi