By 30 October 2019

Ruarbiasa 7 Buku Puisi Dilauncing MAN 2 Brebes

Para siswa MAN 2 tengah memegang buku yanh dilaunching di bulan bahasa ini

BREBESNEWS.co – Dalam rangka bulan bahasa yang jatuh pada bulan Oktober ini, tak tanggung tanggung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Brebes telah melaunching 7 buku puisi sekaligus bertajuk antologi Puisi, pada Rabu (30/10/2019).

Acara bulan bahasa dan Launching antologi puisi ini digelar secara meriah di halaman MAN 2 Brebes dengan dihadiri dari perwakilan penerbit dan disaksikan oleh seluruh elemen sekolah mulai dari murid hingga guru dan karyawan.

Ketua Panitia, H Jamali Spd mengatakan, antusias para siswa siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Brebes dalam rangka mengisi bulan bahasa yang digelar di sekolahnya benar benar Ruarbiasa.

Pasalnya hampir mayoritas baik guru maupun siswa semuanya ikut andil mengirim puisi mereka untuk dibukukan.

“Bukan hanya para siswa siswi MAN 2 Brebes saja yang mengirimkan karya puisi mereka, tetapi para dewan guru juga ikut kirim karya puisi,” kata Jamali.

Waka Kesiswaan MAN 2 Laren, Ety Sophia wijayanti menerangkan, hampir kurang lebih seribu karya puisi yang dikirimkan oleh para dewan guru dan murid MAN 2 Brebes kepada penerbit.

Kemudian karya puisi tersebut oleh penerbit dibukukan menjadi 7 buku antologi puisi dengan judul yang berbeda.

“Ketujuh judul buku antologi puisi itu diantaranya, Bianglala Hati (puisi karya para dewan guru), Tetesan embun, Warnawarni Hati, Putih Abu-abu, Melody Kehidupan, Senandung Pena dan Lentera Hati,” papar Eti.

Sementara perwakilan penerbit Aksara Aurora cab Bumiayu, Siti Maemunah mengungkapkan apresiasi setinggi tingginya kepada seluruh jajaran MAN 2 Brebes yang begitu antusias dalam menghasilkan karya karya puisi hingga tercetak 7 buku antologi Puisi.

“Sungguh luarbiasa MAN 2 Brebes ini, bisa terkumpul 7 buku hasil karya siswa dan gutu. Antusiasnya sangat bagus, ini tentunya karena di dukung dari lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Kemudian karya puisi itu dipilih sepuluh terbaik dan 3 juara puisi diantaranya, untuk juara pertama puisi karya Gesang Arul Fadilah, siswa Kelas XII IPS 2, yang mengungkapkan kegelisahan lunturnya semangat kebersamaan dalam keberagaman.

Juara kedua diraih siswa Khansa Ghadia A dengan puisi berjudul Kelabu di Indonesia yang mengangkat kegelisahan alam karena tersiksa oleh polah manusia dan Juara Ketiga puisi karya Chikal Kholifiyanti siswi Kelas X MIPA 5 berjudul Malas Tuk Merindu.
(DHANI)

Posted in: Pendidikan