By 11 November 2019

Coba Curi di Rumah Orang, Residivis ini Babak Belur Dihajar Massa

Riyanto dengan muka babak belur usai di massa karena nekat curi barang warga di Desa Karangsari Kecamatan Bulakamba

BREBESNEWS.co – Sungguh apes nasib Riyanto (27) warga Desa Limbangan Kecamatan Kersana ini.

Riyanto yang baru saja keluar tahanan dengan kasus pencurian emas ini, sempat menjadi bulan-bulanan masa saat melakukan aksi pencurian di sebuah rumah milik Mardi (59), warga Desa Karangsari, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Rabu (6/10/2019) lalu.

Aksi pencurian di siang bolong sekitar pukul 09.00 WIB itu terpergok oleh pemilik rumah yang kemudian terjadi perlawanan. Namun, pemilik rumah mengalami luka di tangan dan kepala akibat pukulan besi oleh pelaku.

Warga yang mendengar teriakan dan kegaduhan, beramai-ramai mendatangi rumah korban. Kemudian warga beramai-ramai menghajar pelaku.

Sementara korban pencurian Mardi yang mengalami luka langsung dibawa ke Puskesmas Bulakamba untuk perawatan.

Dihubungi lewat selulernya, Jumat (8/11/2019) Kanit Reskrim Polsek Bulakamba, Ipda Tasudin membenarkan adanya kejadian pencurian yanh dilakukan Riyanto.

Polisi langsung datang ke lokasi dan mengamankan pelaku dari amukan masa usai menerima laporan dari warga melalui aplikasi online.

Diketahui, pelaku Riyanto merupakan seorang residivis kasus serupa yang bebas bersyarat empat bulan lalu.

“Dia pelaku merupakan tahanan bebas bersyarat empat bulan lalu atas kasus pencurian perhiasan emas dengan melakukan kekerasan kepada korban,” ucap Ipda Tasudin.

Sementara operasi pencurian yang dilakukan oleh pelaku, kata Tasudin, yaitu masuk ke dalam rumah korban yang diduga kosong, dengan mencongkel jendela. Kemudian mengacak-acak rumah mencari uang atau barang berharga.

Namun saat akan keluar dari rumah korbannya, pelaku terpergok pemilik rumah. Pelaku pun kemudian tak segan melukai pemilik rumah agar bisa melarikan diri.

“Pemilik rumah sempat melawan dan terjadi perkelahian. Kemudian pemilik rumah dibawa ke Puskesmas karena mengalami luka akibat pukulan besi pada tangan dan kepala,” paparnya.

Dari aksinya itu, Riyanto mengambil uang tunai sekitar Rp 1,65 juta yang tersimpan dalam almari di dalam kamar rumah korban. Namun nahas, ia justru menjadi bulan-bulanan warga yang merupakan tetangga korban.

“Pelaku sudah kami amankan di Mapolsek. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kami jerat pasal pasal 365 KUHP dengan ancan hukuman 12 tahun penjara,” ancamnya.

Sementara pelaku, Riyanto, mengaku terpaksa melakukan aksinya karena terjerat hutang dengan beberapa orang.

“Saya terpaksa lakukan itu, untuk bayar hutang. Saya akui salah,” ucapnya dengan nada lirih. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal