By 17 November 2019

Undang Jurnalis, Camat Salem Populerkan Potensi Kopi Capar

Tempat pengolahan biji kopi menjadi produksi kopi siap saji warga Capar

BREBESNEWS.co – Kabupaten Brebes saat ini bukan hanya terkenal akan bawang merah dan telor asinnya saja, akan tetapi trend kopi yang saat ini sedang naik daunpun ternyata banyak didapati disejumlah desa di kabupaten Brebes.

Salah satunya kopi asal kecamatan Salem.
Sedikitnya 15 orang jurnalis atau wartawan peliput di wilayah kabupaten Brebes, diajak Dinkominfotik kabupaten Brebes untuk meliput secara khusus potensi Kopi Salem yang ada didesa Capar kecamatan Salem kabupaten Brebes, Sabtu (16/11/2019).

Para jurnalis ini awalnya diajak melihat secara langsung perkebunan kopi milik para petani, selanjutnya mereka diajak melihat proses pengolahan kopi dari biji hingga menjadi serbuk kopi dan sekaligus mencicipi racikan kopi tersebut.

“Kami senang sekali bisa melihat secara langsung kebun dan proses pembuatan kopi capar ini,” kata Teguh salah seorang jurnalis.

Saat ini Desa Capar dikenal sebagai desa penghasil kopi di wilayah kecamatan Salem. Bahkan, hampir ratusan hektar lahan disana lebih banyak ditumbuhi tanaman kopi.

Kepala desa Capar Kusminta mengatakan hampir mayoritas warga penduduk desa capar 70% adalah petani kopi, dengan luas tanaman kopi mencapai 205 hektar. Untuk tanaman kopi yang sudah diproduksi sekitar 200 hektar, sedangkan tanaman kopi yang belum produksi sekitar 5 hektar.

“Untuk produksi kopi dalam per tahunnya itu mencapai 20 ton yang dikelola oleh BUMD Girimulya desa capar dan sisanya hampir 30 ton yang dijual secara sendiri-sendiri oleh para petani,” kata Kusmita.

Menurutnya, Lewat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Giri Mulya, kopi robusta yang mereka hasilkan sudah dijual ke pasaran dalam bentuk kemasan, dengan nama kopi Abah Capar.

Selain kopi, produk unggulan dari desa capar itu adalah madu, gula aren dan tuak legen.

“Cuman kendala kami sekrang ini adalah akses jalan yang rusak parah, sehingga berimbas pada mobilitas warga saat memasar produk mereka,” ungkapnya.

Camat Salem Drs Nur Ary HY MSi menyatakan, dirinya merasa bangga akan produk kopi capar ini karena belakangan ini Kopi Capar jenis Robusta dari Desa Capar-Salem sudah mulai dikenal oleh masyarakat sekitar Brebes dan sekitarnya.

Bahkan beberapa saat yang lalu,  mengikuti pameran di Suropadan.

“Pemerintah Kecamatan Salem saat ini sedang berupaya membuat ruangan untuk expo guna menjual hasil-hasil produk lokal di Kecamatan Salem,” katanya.

Nur Ary juga mengucapkan terimakasih kepada insan pers yang telah bersedia datang dan melakukan peliputan khusus akan potensi kopi capar ini.

“Semoga saja dengan kedatangan para jurnalis dari kabupaten Brebes ini dapat memberi kontribusi untuk kemajuan dan pembangunan dikecamatan Salem,” pungkas Ary.(DHANI)

Posted in: Ekonomi & Bisnis