By 1 December 2019

Bawaslu Gelar Pertunjukan Budaya Anti Money Politik di Bumiayu

Pagelaran budaya anti money politik di Bumiayu

BREBESNEWS.co – Untuk menjaga Demokrasi yang sehat dan menjaga seni kebudayaan lokal, Bawaslu Kabupaten Brebes menggelar serangkaian kegiatan gelar budaya dengan tema “Demokrasi yang sehat dengan keguyuban seni lokal”, Sabtu (30/11/2019) di gedung eks kawedanan Bumiayu.

Sederetan acara mulai dari pagi hingga malam hari ditampilkan di gedung eks Kawedanan Bumiayu dan disaksikan oleh warga masyarakat Bumiayu dan sekitarnya.

Pertunjukan yang ditampilkan mulai dari musik kolosal kentongan Brebes Selatan, parade musik lokal, parade Qasidah, senam pagi massal, seni kolaborasi, stand kreatif dan pameran seni.

Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes, Wakro SIP kegiatan gelar budaya Bawaslu Kabupaten Brebes 2019 di gedung eks Kawedanan Bumiayu ini, guna menciptakan suatu masyarakat yang menghargai diri sendiri melalui budaya dan demokrasi yang berbudaya, bukan demokrasi yang transaksional.

“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menciptakan sebuah proses demokrasi yang baik dan bersih,” kata Wakro saat memberikan sambutan.

Menurutnya, Jika kita melihat simbol-simbol yang tertera dan tergambar oleh para seniman Brebes Selatan ini, serta pementasan tarian lain adalah mengingatkan tentang nilai-nilai yang perlu kita jaga dan perlu kita lestarikan termasuk dalam kontestasi pemilu.

Baik itu pemilihan kepala daerah pemilihan legislatif dan pemilihan presiden serta pemilihan lainnya, seperti pemilihan kepala desa tanggal 15 besok.

“Sehingga kami berharap besok saat pelaksanaan pemilihan kepala desa, masyarakat Kabupaten Brebes sudah tidak lagi tergiur oleh iming iming demokrasi transaksional dengan beberapa lembar rupiah. Masyarakat bisa lebih cerdas memilih calon pemimpin untuk 6 tahun kedepan,” paparnya.

Ketua Komisi II Nasikun HMS menyampaikan, kegiatan gelar budaya seperyi ini bisa dilaksanakan bukan hanya di Brebes selatan saja tapi dilaksanakan di seluruh kabupaten Brebes sehingga tercipta mindset yang baru bagi masyarakat bahwa uang memang penting tapi bukan segalanya.

“Dikandung maksud supaya kita bisa sama sama belajar demokrasi yang jujur dan bersih tanpa ada embel embel money politic serta akan tercipta masyarakat yang tidak lagi terpaku pada demokrasi transaksional,” pungkas Nasikun usai acara gelar acara.

M Sodiqin selaku panitia mengatakan, Acara Gelar Budaya Bawaslu 2019, diselengarakan dalam rangka sosalisi pemilu Anti mony politik.

“Acara ini sedianya dihadiri oleh Bupati Brebes tetapi karena ada 19 Duta besar sehingga diwakilkan kepada Staf Ahli bidang Kesra Masfuri,” tandas Sodiqin.

(DHANI)

Posted in: Politik