By 19 December 2019

Pasta Bawang Merah Sidamulya Ekspor Perdana ke Arab Saudi

Juwari (kanan) bersama Bupati Brebes Idza Priyanti saat launching ekspor perdana pasta bawang merah

BREBESNEWS.co – Pasta bawang merah yang merupakan produk inovasi olahan bumbu bawang warga Desa Sidamulya Kecamatan Wanasari diekspor perdana ke Arab Saudi.

Launching Ekspor perdana pasta ini dilakukan pada Rabu (18/12/2019) sore, di pabrik pengolahannya di Desa dengan pelepasan 5 ton pasta menggunakan armada truk.

Olahan bawang merah ini, digagas pertama kali oleh kelompok tani Sidomakmur. Mereka kemudian membuat sebuah badan usaha yang dinamakan PT Sinergi Brebes Inovatif (SBI).

Badan usaha ini merupakan klaster binaan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal.

“Proses produksi pasta bawang ini semuanya dilakukan oleh anggota kelompok tani Sidomakmur,” ujar Juwari, Direktur PT SBI sekaligus Ketua Kelompok Tani Sidomakmur Sidamulya kepada sejumlah awak media usai launching.

Ditambahkan Juwari, usaha pembuatan pasta ini berawal dari keprihatinan akan nasib petani yang sering mengalami kerugian akibat fluktuasi harga bawang. Dimana saat tertentu, harga bawang sangat anjlok sehingga petani mengalami kerugian.

Dari keprihatinan itulah, ide membuat olahan bawang mulai muncul. Dengan menjual bawang dalam bentuk pasta, dia berharap bisa meningkatkan nilai jual bawang sehingga bisa meningkatkan penghasilan petani.

“Awalnya coba coba memproduksi olahan bawang merah. Kemudian dipasarkan ke rumah makan dan warung warung mie. Selain itu kami juga mengenalkan produk melalui media sosial. Kemudian atas binaan Bank Indonesia, kami bisa berkembang dan mendapatkan pasar ekspor,” ungkapnya.

Juwari mengatakan, ekspor ini merupakan pertama kalinya untuk komoditas olahan bawang merah Brebes.

Kontrak ekspor yang didapat yakni 56 ton sampai Maret 2020 mendatang dengan tujuan Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, nilai ekspor yang disepakati mencapai Rp 1 miliar lebih.

“Mekanisme pembayaran yaitu DP 30 persen, kemudian setelah pengiriman 30 persen lagi. Baru setelah barang sampai tujuan, pelunasan yang 40 persennya,” ungkap Juwari.

“Kami sudah melakukan pengiriman ke Surabaya dua kali, masing-masing 5 ton. Kali ini 1 ton, jadi sudah 11 ton yang kami kirim. Nanti setelah terkumpul 14 ton sesuai kapasitas kontainer, baru diberangkatkan dari Surabaya ke Arab Saudi,” jelas Juwari.

Sementara, Bupati Brebes, Idza Priyanti menuturkan, ketersediaan komoditas bawang merah di Brebes berlimpah, sehingga cukup digunakan untuk komoditas ekspor.

Produksi bawang merah di Brebes tiap tahun mencapai 290.813 ton dengan luas lahan 24.783 hektar.

Dari jumlah itu, bawang merah dari Brebes menjadi penyangga kebutuhan bawang merah nasional sebesar 30 persen dan untuk penyangga Jawa Tengah sebesar 60 persen.

“Untuk konsumsi domestik yaitu di Brebes sendiri hanya sekitar 32.000 ton. Masih ada surplus, sehingga tidak ada kendala untuk pemenuhan kebutuhan ekspor bawang merah,” ucap Idza.

Hadir dalam acara launching tersebut  dari Bank Indonesia perwakilan Jawa Tengah. (AFiF.A)

Posted in: Ekonomi & Bisnis