By 2 January 2020

Terkait Pestisida Palsu, Gudang Penampung Rongsok di Ketanggungan Digeledah Polisi

Polisi Brebes saat menunjukan hasil gerebekan di gudang rongsok di Ketanggungan

BREBESNEWS.co – Polres Brebes menyita puluhan ribu botol bekas pestisida yang siap di daur ulang menjadi pestisida palsu, Kamis (2/1/2020)/petang.

Penggrebekan gudang rongsok yang digunakan produksi obat pestisida tersebut yakni di RT 2 RW 3, Desa Dukuhturi, Kecamatan Ketanggungan.

Dari keterangan pelaku daur ulang botol bekas yang ditangkap petugas, Ayub, produksi obat pertanian palsu di gudang tersebut sudah beroperasi selama 7 tahun.

Dalam kurun waktu itu, pelaku menutupi praktiknya dengan menjadikan gudang rongsok.

“Dari luar tampak gudang rosok, tapi setelah kita geledah ternyata di tempat ini, botol bekas pestisida didaur ulang,” kata Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Tri Agung Suryomicho kepada sejumalah awak media.

Botol-botol bekas yang telah didaur ulang di antaranya botol pestisida merek Gordon, Blivion, Elang, Roundup, Amistar Top, Regent, Sumo, Prevathon, Gramoksone, Skor dan lainnya.

Berbagai botol bekas hasil daur ulang itu oleh para pelaku tidak hanya diedarkan di wilayah Brebes saja, melainkan ke berbagai daerah di Indonesia.

Puluhan botol bekas pestisida yang terkumpul diperoleh dari para pemulung atau tukang rosok yang disebar oleh pelaku Ayub.

Hasilnya kemudian dikirim ke gudang tersebut dan didaur ulang sehingga menjadi baru lagi.

“Oleh mereka setelah didaur ulang itu dikirim keberbagai daerah. Untuk mengelabui konsumen harga obat palau itu dijual sama persis dengan yang ada dilapangan,” ungkap Kasat.

Untuk perdarannya, ucap Kasat, sudah menyebar ke Sumatera, Medan, Jawa Barat, Jakarta dan lainnya.

Lebih lanjut dikatakannya, gudang tersebut hanya mendaur ulang botol bekas pestisida saja.

Namun, untuk pengisian pestisida palsu, dilakukan di tempat lain.

“Jadi, ini kaitannya dengan jaringan pembuat pestisida palsu yang,” ucapnya (AFiF.A)

Posted in: Kriminal