By 16 January 2020

Viral Polisi Brebes Tunjukan Pistol ke Sopir Pick Up, Ini Ceritanya

Postingan viral sopir Pick Up yang sempat nyalip mobil Honda Jazz dan ditunjukan pistol petugas

BREBESNEWS.co – Foto peristiwa pria pemobil Honda Jazz warna merah dengan plat nomor G Brebes, menenteng senjata api dan memarahi sopir pikap di Brebes, viral sempat viral di media sosial setelah di unggah pria bernama Mugi Darusman.

Dalam unggahan tersebut Darusman memberi status ‘ Honda jazz disalip L300 lah koq ngamuk” pake nodong senpi segala cok. Horang kaya ga punya etika’.

Foto itu di unggah tertanggal 15 Januari 2020.

Menyikapi hal ini, jajaran Polres Brebes membenarkan kalau dalam unggahan foto itu merupakan anggota Polres Brebes, namun bertugas di Polsek Salem.

“Dia anggota Polres Brebes sekarang berdinas di Polsek Salem,” kata Kasubag Humas Polres Brebes, AKP Suraedi saat ditemui awak media druangan kerjanya, Kamis (16/1/2020).

Suraedi menuturkan polisi tersebut bernama Bripda Arfiyan Setyo Pribadi. Arfiyan kini bertugas di Polsek Salem.

Peristiwanya terjadi di ruas Tegal-Purwokerto, tepatnya di Desa Linggapura Tonjong, Brebes, Rabu (15/1/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

Suraedi meluruskan kejadian itu bermula saat Bripda Arfiyan Setyo Pribadi hendak pulang setelah mengantar ayahnya yang sakit ke dokter.

Pemobil yang Tenteng Pistol-Marahi Sopir Pikap Ternyata Polisi Brebes
Foto: Tangkapan layar viral pemobil todongkan pistol di Brebes (dok. Istimewa)

Namun di tengah perjalanan, mobil anggotanya itu disalip sopir pikap dari sisi kiri.

Hal ini membuat seluruh penumpang mobil kaget karena nyaris serempetan. Sehingga Bripda Arfiyan menegur sopir pikap itu agar berhati-hati.

“Awalnya mobil Honda Jazz disalip dari sisi kiri oleh pikap dan nyaris berserempetan. Ini membuat kaget panumpang lain termasuk bapak dari Arfiyan yang sedang sakit keras,” ungkap Suraedi.

“Dia kemudian mengejar dan memperingati sopir itu agar berhati hati. Namun dibales dengan perkataan kasar dan kotor sambil terus melaju secara ugal-ugalan.”

Sesampainya di Linggapura, kata Suraedi, laju pick up itu tercegat keramaian pedagang di lokasi itu.

Arfiyan lalu turun dari mobilnya dan mendatangi sopir pikap. Arfiyan kemudian mengingatkan si sopir pikap agar berhati-hati. Namun sopir pikap tak mau menunjukkan surat-suratnya kendaraannya.

“Karena terpaksa, dia (Arfiyan) mengaku bahwa dia polisi dan menunjukkan KTA (Kartu Tanda Anggota). Ini juga belum percaya, dia tidak mau menunjukkan surat,” terangnya.

Yang menjadi pertanyaan, ucap Suraedi, kenapa Bripda Arfiyan menenteng pistol? Alasannya agar dia tahu dia petugas.

“Untuk memastikan kepada sopir pick up dia menunjukkan pistol. Jadi bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk meyakinkan saja bahwa dia polisi,” tutur Suraedi.

Suraedi menyampaikan pihak Polres Brebes berjanji akan mengusut tuntas permasalahan tersebut. Termasuk akan meminta keterangan kepada berbagai pihak yang mengetahui kejadian. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi