By 20 March 2020

SMK Farmasi YPIB Brebes Bagikan Ribuan Botol Hand Sanitaiser Produk Sendiri Gratis

Hand Sanitizer Produk SMK YPIB Brebes yang dibagikan gratis

BREBESNEWS.co – Menyikapi kasus merebaknya virus Covid19 atau lebih dikenal dengan nama virus corona, Civitas Akademik SMK Farmasi YPIB Brebes memilih turut berperan aktif melakukan edukasi pencengahan penularan dengan membagikan ribuan botol hand sanitaiser secara gratis.

Kegiatan ini dilakukan selama kurang lebih 1 minggu sejak Jumat 20 maret 2020 hingga Kamis 26 Maret 2020

Kepala Sekolah SMK Farmasi YPIB Brebes, Ibu Siti Isnaeni SKM menuturkan, Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari Tri Darma Pendidikan sekaligus kepedulian sekolah terhadap kondisi real masyarakat.

Dimana sebagai dampak merebaknya virus corona, harga-harga alat kesehatan melonjak tinggi seperti masker, HS dan cairan antiseptik, banyak masyarakat yang tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

“Sejak keputusan untuk meliburkan kegiatan KBM oleh pemerintah, kami berinisiatif untuk memberdayakan guru-karyawan yang piket untuk secara mandiri membuat Hand Sanitaiser di laboratorium, alhamdulillah didukung penuh oleh Yayasan yang menaungi kami, Yayasan Persada Bintang Sembilan,” ungkap Siti Isnaeni, Jumat (20/3/2020).

“Kami tidak melibatkan siswa, karena memang diliburkan. Meski demikian kami yakin siswa kami mampu untuk membuat Hand Sanitaiser secara mandiri karena telah terlatih dengan baik sesuai dengan kurikulum SMK Farmasi,” imbuhnya.

Sementara itu menurut ketua tim bakti social Hand Sanitaiser, Ibu Elly Tri M. BA.

Hand Sanitaiser sebagai produk kesehatan bukanlah pencegahan utama, lebih efektif mencuci tangan dengan sabun, penggunaan Hand Sanitaiser dilakukan saat air dan sabun tidak tersedia.

“Kami membuat dan menyebarkan Hand Sanitaiser ini tetap dibarengi dengan sosialisasi, bahwa mencuci tangan dengan sabun dan air bersih lebih bias membunuh kuman. Jadi jangan panic saat kelangkaan Hand Sanitaiser terjadi,” jelas Elly.

“Pada awalnya kami membuat Hand Sanitaiser produk SMK Farmasi ini, sebatas bahan-bahan yang ada dilaboratorium sekolah, sisa-sisa praktikum siswa yang kami kumpulkan. Target kami tidak terlalu banyak, sekitar 200-250 botol @50ml untuk dibagikan ke masyarakat sekitar sekolah. Hal ini kami lakukan karena bahan untuk membuat HS seperti Alcohol 90% dan lain-lain mulai langka dipasaran.”

“Alhamdulillah, setelah inisiasi ini menyebar di grup-grup WA dan social media, ada donatur dari Jakarta yang memberi kami 100lt Alkohol untuk dibuat HS. Hingga kami bisa membuat dalam jumlah banyak. Insya Allah mulai hari ini akan kami bagikan,” pungkas  Elly

Posted in: Pendidikan