By 10 September 2020

Ini Dia, 2 Pelaku Penganiaya Wartawan yang Ditangkap Polisi

2 pelaku yang ditangkap polisi atas dasar pengeroyokan 2 wartawan di Desa Cimohong Bulakamba

BREBESNEWS.co –  2 Terduga pelaku pengeroyokan 2 wartawan saat liputan di Desa Cinohong Kecamatan Bulakamba, kini ditahan  di Mapolres Brebes.

Kedua pelaku yang ditangkap dan sudah di sidik yakni Akhmad Sarifudin dan Haryanto. Mereka disangka pasal 170 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penganiayaan dan terancam hukuman pidana 5 tahun penjara.

“Dari lima pelaku, dua pelaku di antaranya sudah kita tangkap. Mereka berdua ini merupakan pelaku utama, tiga pelaku lainnya identitas sudah kita ketahui dan ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Saat ini sedang sedang dalam pengejaran,” kata Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto, Kamis, (10/9/2020).

Menurut AKBP Yulianto, motif pelaku melakukan pengroyokan karena kedua wartawan yang berada saat perundingan di Balaidesa Cimohong, dianggap akan memberitakan masalah aib dugaan perselingkuhan yang dilakukan kadesnya.

“Atas dasar itulah mereka bersama 3 rekannya mengeroyok korban (wartawan) saat hendak melakukan pengambilan gambar keributan,” jelas Kapaolres.

“Dua pelaku ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian, sekitar pukul 05.00 WIB ditangkap di wilayah Kecamatan Tanjung,” kata dia.

Sejumlah barang bukti seperti pakaian dan masker milik korban sudah diamankan polisi.

Sementara kedua pelaku, di hadapan petugas tak mengakui jika telah melakukan aksi pengroyokan kepada kedua korban.

Diberitakan sebelumnya, 2 wartawan yang menjadi korban pengeroyokan itu adalah Agus Supramono dari Semarang TV dan Eko Fidyanto dari Harian Radar Tegal. Saat itu, mereka berdua sedang meliput mediasi di Balai Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Rabu (2/9/2020) lalu.

Akibat kejadian itu, Agus Pramono mengalami luka serius di bagian kepala dan pelipis sebelah kiri. Korban terpaksa dilarikan ke RSUD Brebes dan mendapat tiga jahitan di luka bagian kepala. Sedangkan Eko Fidiyanto, mengalami luka memar di wajah dan kacamatan yang dipakai patah. (AFiF.A)

Posted in: Ekonomi & Bisnis