By 12 October 2020

Birokrasi Brebes Dinilai Sudah Baik dan Bersih, Idza Terima Piagam WTP

Idza dengan piagam WTP nya yang ditandatangani langsung Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati

BREBESNEWS.co – Bupati Brebes Idza Priyanti menerima piagam penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2019. Piagam diserahkan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tegal Fanny Fariyanto.

Piagam Penghargaan dari Pemerintah RI tersebut ditandatangani Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

“Perjuangan mencapai opini WTP sangatlah berat, tanpa dukungan semua pihak tentu sulit untuk diraihnya,” ujar Idza saat sambutan penerimaan piagam di Pendopo Bupati Brebes, Senin (12/10/2020).

Idza mengucapkan terima kasih kepada jajaran OPD Pemkab Brebes dan masyarakat dalam upaya pencapaian opini WTP. Hal ini menunjukan bukti bahwa sistem birokrasi di Brebes telah mencapai good and clean governance.

Diakui Idza, untuk mencapai opini WTP sangat berat karena harus melalui perjuangan panjang selama tujuh tahun.

Kabupaten Brebes mendapatkan predikat opini WTP dari BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, saat video conference penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019.

“Prestasi WTP bukan tujuan akhir, melainkan awal kerja untuk menuju lebih baik lagi. Karena telah menjadi kewajiban setiap pemerintah daerah dalam penyelenggaraan sistem pemerintahan yang terbaik. Dan mari kita pertahankan dan tingkatkan prestasi ini,” ajak Idza.

Idza menekankan pentingnya ketelitian dan kematangan dalam setiap program kegiatan.

“Dari perencanaan, pengelolaan, pelaksanaan anggaran sampai kepada pelaporannya harus transparan dan akuntabel. Jangan lupa mengacu pada ketentuan yang berlaku. Baik secara administrasi maupun teknis,” ungkap Idza.

Kepala KPPN Tegal Fanny Fariyanto menyerahkan Penghargaan kepada Bupati Brebes Idza Priyanti disaksikan Sekda Brebes Djoko Gunawan, para Kepala OPD, serta pejabat lainnya.

Fanny menegaskan, capaian ini merupakan perjalanan panjang bukan hanya sekedar mengejar status opini WTP. Melainkan upaya kreatif membangun tata kelola keuangan secara baik. Brebes merupakan satu-stuanya Kabupaten di Jateng yang belum mampu capai WTP. Namun akhirnya bisa diraih.

Dalam kaitan ini, opini WTP dikeluarkan oleh BPK selaku auditor sedangkan Menteri Keuangan mempunyai tugas menyusun konsolidasi laporan keuangan pemerintah pusat dan daerah.

Semakin banyak institusi atau daerah yang memperoleh predikat WTP maka laporan keuangan pusat dan daerah dinilai semakin akuntable.

“Inilah sebagai bentuk apresiasi, maka Menteri Keuangan memberikan piagam penghargaan WTP kepada Pemkab Brebes,” ujar Fanny.

Fanny juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan sinergi terkait penyaluran dana transfer di Kabupaten Brebes.

Di tengah pandemi Covid-19, satu-satunya yang bisa mengangkat pertumbuhan ekonomi dan menjaga pertumbuhan ekonomi Indoaneisa hanyalah pengeluaran pemerintah dan konsumsi masyrakat. Tidak bisa berharap banyak terhadap sektor swasta maupun sektor investasi.

Makanya di triwulan tiga, bertarung taregt harus terserap Rp 700 trilyun se Indoensia. Kalau pada triwulan tiga masih terkontraksi minus, maka termasuk resesi. Karena sudah dua triwulan minus. Meskipun minus, jangan sampai terpuruk jauh.

“Untuk alokasi dana transfer Kabupaten Brebes dari total Rp 620 miliar sudah terserap Rp 519,481 miliar, atau 83,71 persen,” ungkap Fanny.

DAK Fisik sudah terserap dan Dana Desa 80,25 persen serta BLT dana desa tahap 1,2,3 juga sudah tuntas tinggal tahap 4,5,6. (AFiF.A)

Posted in: Pemerintahan