By 11 November 2020

Pemilihan Daring, Edi Santoso Terpilih jadi Ketua MGMP SMP Bahasa Indonesia

Edi Santoso, S Pd, Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP masa bhakti 2021 – 2023

BREBESNEWS.co – Dimasa Pandemi Covid – 19 Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP ) Bahasa Indonesia, untuk Kabupaten Brebes, sukses dalam melakukan pembentukan ketua dalam masa bhakti tahun 2021 – 2023.

Pemilihan dengan cara Daring atau melalui jaringan online ini, terpilih Edi Santosa , SPd (43) yang merupakan guru Sekolah Menengah Pertama Negeri  (SMPN ) 1 Brebes, Senin ( 9/11/2020) kemarin.

Kegiatan ini merupakan kali pertama di adakan di Brebes, Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP ) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia,

Kegiatan yang di mulai secara Daring dari jam 07.00 WIB hingga 13. 00 WIB dengan berjalan tak ada suarltu kendala teknis sedikitpun .

Sementara berdasarkan pemilihan jaringan online (Daring) jumlah responden yang hadir sebanyak 217 guru.

Sedang dari enam calon yang berkompetisi guru Edi Santosa berhasil meraih 160 responden atau 73,7 persen suara pemilih.

6 kandidat ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP untuk masa bhakti 2021 – 2023

Dengan menggunakan sistem dan Geogle Form dan dibantu Geogle Meet , dalam jaringan Internet , yang digunakan ketua panitia dengan segala pemutahiran data dapat terlaksana dengan baik .

Dwi Yulianto , SPd , ketua panitia dalam pelaksanaan kegiatan memilih ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP ) Bahasa Indonesia melalui sistem Geogle Form dan Geogle Meet masa bhakti 2021 – 2023 dapat berjalan lancar.

Masih kata Dwi sapaan akrabnya, dari 6 kandidat calon, Alhamdulillah Pak Edi Santosa terpilih kembali untuk kedua kalinya.

“Sebanyak 217 responden dengan peroleh 160 suara atau 73,7 persen suara pemilih,” ungkap Dwi.

Baru kali ini sejarah Memilihan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP ) Bahasa Indonesia di pilih secara On Line , ada di Kabupaten Brebes ” Dengan Sistem ini , yang nota bene untuk guru Bahasa Inonesia akan bisa lebih mengenal Tehnologi informasi digital.

“Dan setelah terpilih Pak Edi, semoga dapat memediasi bagi guru – guru terutama Bahasa Indonesia kedepan lebih baik ,” pungkas Dwi. (AFiF.A)

Posted in: Pendidikan