By 18 February 2021

Bakar Rumah Orang Tua, Pria di Salem tak Sengaja Tewaskan Ibunya

Pelaku bakar rumah orang tua Rusono (51) yang berbuntut mengakibatkan tewasnya ibu kandungnya

BREBESNEWS.co – Seorang pria asal Salem ditangkap polisi lantaran membakar rumah orangtuanya sendiri.

Parahnya, ternyata rumah yang dibakar di dalamnya ada ibu kandungnya yang tengah tertidur pulas. Akibat perbuatannya, sang ibu tewas terpanggang di dalam rumahnya karena luka bakar hingga 95 persen.

Kapolres Brebes AKBP Gatot  Yulianto, dalam konfrensi pressnya, Kamis (18/2/2021) mengatakan, peristiwanya bermula dari pembakaran rumah orangtua yang berujung pada tewasnya ibu dari pelaku.

Pelaku diketahui bernama Rusono (51), warga Kecamatan Salem Kabupaten Brebes.

Peristiwa itu terjadi pada Senin malam (15/2/2021) sekitar pukul 23.30 WIB.

“Dari pengakuan pelaku, dia sudah sebulan ini merasa sakit di kepalanya dan dihinggapi rasa takut yang tidak disengaja. Selain itu dia juga sering mendengar bisikan-bisikan yang diduga dari mahluk halus, karena pelaku juga memperdalam ilmu yang saat ini masih dipelajari,” ungkap Kapolres.

AKBP Gatot menerangkan, dari informasi yang didapat, sebelum kejadian ibu kandung dari pelaku tengah tidur di kamar depan.

Sementara pelaku sedang menyusun sebuah buku tulis dan tiba-tiba saja membakar buku tersebut.

Setelah membakar buku, tak dinyana pelaku secara tiba-tiba juga mengambil bensin dari motornya yang kemudian menyiramnya ke arah api sng menyala, hingga kemudian api membesar membakar ludes rumah orang tuanya.

Lantaran khawatir api makin membesar, pelakupun melarikan diri dari rumah ke sungai dekat rumah..

“Saat itu warga berusaha memadamkan api yang membakar rumah korban. Setelah api berhasil dipadamkan, korban langasung dievakuasi dan dilaporkan meninggal dunia setelah menderita 95 persen luka bakar,” terangnya.

Hasil pemeriksaan terakhir, ternyata pelaku juga menderita penyakit yang tak kunjung sembuh. Sehingga, dengan cara itu, pelaku ingin bunuh diri namun takut mati.

Setelah membakar rumah orangtuanya, pelaku melarikan diri di sebuah sungai untuk bunuh diri.

Namun saat itu pelaku sadar dan mengurungkan niatnya. Pelaku akhirnya pulang ke rumah yang sudah habis dilalap api, dan pelaku tidak tahu kalau ternyata ibunya sedang tertidur dikamar sebelahnya hingga tewas terpanggang.

“Untuk pelaku kami jerat Pasal 359 KUHP karena kelalaian mengakibatkan meninggalnya orang lain. Itu ancamannya di atas lima tahun penjara,” tandasnya.

Selain menahan pelaku, polisi menyita barang bukti motor milik pelaku Tiger dengan nomor polisi G 7153 CR.

Polisi juga akan memeriksakan kondisi kejiwaan dari pelaku. Apabila pelaku diketahui memiliki gangguan jiwa, maka pelaku akan menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Namun jika sebaliknya, pelaku akan tetap ditahan dan dikenai dengan Pasal 359 KUHP.

Sementara itu, di hadapan penyidik, pelaku Rusono mengaku pusing karena selama ini menderita suatu penyakit. Pelaku juga sudah berusaha melakukan berbagai upaya pengobatan namun tak kunjung sembuh.

Pelaku mengaku, tidak menyadari perbuatannya yang mengakibatkan ibu kandungnya meninggal dunia.

“Saya tidak tahu sampai orangtua meninggal. Saya membakar rumah karena mentok pikiran. Waktu itu saya lupa tidak tahu ada siapa-siapa di dalam rumah,” ungkapnya dihadapan penyidik.
Rusono mengungkapkan, rumah yang terbakar akibat ulahnya itu ditinggali sang ibu dan dirinya bersama anaknya yang masih kecil.

Saat membakar buku, anak pelaku tengah bermain di luar rumah sehingga selamat dari kebakaran. Sementara itu, isteri pelaku sudah meninggal dunia sejak beberapa tahun lalu.

“Di rumah itu saya tinggal sama ibu terus anak saya. Kalau isteri saya sudah meninggal dunia,” ungkap Rusono. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal