By 30 March 2021

Alam Tidak Bisa Mengurai Sampah Plastik, Perlu Dikelola dan Daur Ulang

Webinar pengelolaan sampah untuk dijadikan potensi eskonomi sirkular

BREBESNEWS.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal bersama dengan PT Trinseo Materials Indonesia dan PT Kemasan terus konsisten menjalankan program ‘Yok Yok Ayok Daur Ulang’.

Ketiganya juga kembali berdiskusi melalui Webinar yang bertajuk “Upaya Kelola Sampah dan Daur Ulang Kota Tegal dalam Mendorong Ekonomi Sirkular”, Senin (29/3/2021).

Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi mengatakan, pihaknya terus berkomitmen mengatasi persoalan sampah di Kota Tegal.

Kota Tegal sendiri sudah memiliki mesin predator sampah yang ditempatkan di pusat daur ulang sampah yang berlokasi di TPST Kelurahan Mintaragen, Kota Tegal.

Keberadaan mesin predator sampah menjadi salah satu upaya Pemkot Tegal dalam mengatasi persoalan sampah.

Pasalnya, produksi sampah di Kota Tegal mencapai 250 ton tiap harinya dan 30% di antaranya merupakan sampah plastik. Sedangkan yang dikirim ke industri daur ulang baru 10% saja dan sisanya masuk ke TPA.

“Sehingga harapannya, adanya pusat daur ulang sampah diharapkan akan membantu mengurangi besarnya volume sampah, terutama sampah plastik ke TPA dan juga mampu berperan dalam mencapai ekonomi sirkular,” katanya.

Menurut Jumadi, Kota Tegal juga menargetkan program daur ulang sampah di tingkat rumah tangga, sehingga diharapkan hanya sampah-sampah residu yang tidak dapat diolah saja yang akan berakhir di TPA.

“Melalui edukasi yang tidak pernah putus, kami memaparkan kegiatan-kegiatan daur ulang sampah, misalnya cara mendaur ulang sampah plastik menjadi kerajinan tangan,” ucapnya.

Sementara, Direktur Kemasan Group sekaligus Sekretaris Jendral Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), Wahyudi Yulistya mengatakan, sudah saatnya masyarakat belajar mengelola, memilah dan mendaur ulang sampah plastik untuk turut mendorong ekonomi sirkular.

“Karena masyarakat tidak bisa mengandalkan alam atau lingkungan untuk mengurai sampah plastik. Maka harus dimulai dari diri sendiri, bisa dari skala rumah tangga,” tandasnya.

(AFiF.A)

Posted in: Ekonomi & Bisnis