By 2 April 2021

Pengusaha Bus Brebes Harap Pemerintah Jangan Larang Arus Mudik Lebaran

Pengusaha PO Dedy Jaya, Mohamad Muhadi Setiyabudi

BREBESNEWS.co – Kebijakan pemerintah soal pelarangan mudik pada lebaran Idul Fitri 2021 mendapat sorotan pengusaha bus di Kabupaten Brebes, Muhadi Setiabudi.

Pemilik PO Dedy Jaya tersebut berharap pemerintah mengevaluasi kebijakan tersebut. Pasalnya apabila kebijakan itu tetap diberlakukan, maka perusahaan terpaksa akan berimbas pada dunia perekonomian para pengusaha transpirtasi, baik darat, laut maupun udara.

“Sektor transportasi apapun akan terdampak, baik darat, udara, atau laut. Momen Idul Fitri sudah menjadi kearifan lokal bagi masyarakat untuk bersilaturahmi ke kampung halaman,” ujar Muhadi kepada sejumlah wartawan, Kamis (1/4/2021).

“Saya sendiri seluruh karyawan dalam pengelolaan bus ada sekitar 2 ribu orang. Kalau tetap dilarang mudik, 80 persen mereka akan terdampak secara ekonomi karena tak bekerja. Karena, armada yang kita operasikan hanya 20 persen saja. Kondisi pasti sepi seperti lebaran tahun lalu,” imbuh dia.

Menurutnya, segala upaya pun telah ia lakukan agar pemerintah pusat mengevaluasi kebijakan pelarangan mudik. Ia pun sudah berkoordinasi dengan Oraganisasi Angkutan Darat (Organda).

“Saya hanya bisa pasrah dan mengikuti aturan pemerintah, dan terpaksa kalau tetap dilarang mudik, kita rumahkan sebagian besar karyawan. Karena pemasukan tidak cukup untuk operasional perusahaan,” beber dia.

Jika diperbolehkan mudik, Muhadi menyatakan akan tetap memperketat protokol kesehatan dalam standar operasionalnya.

“Saya siap memperketat protokol kesahatan, jika penumpang harus rapid test maka kami akan menerapkan peraturan tersebut sebelum penumpang melakukan perjalanan,” jelasnya.

Pria yang juga tokoh agama ini pun mengajak kepada seluruh masyarakat dari latar belakang apapun agar bersama-sama berdoa agar pandemi Corona cepat berlalu.

“Semua ajaran agama apapun, mari kita panjatkan doa bersama mengharap ridho sang pencipta agar pandemi segera berlalu. Sehingga pemulihan kondisi semakin membaik dalam waktu dekat,” pungkasnya. (AFiF.A)

Posted in: Ekonomi & Bisnis