By 22 November 2021

Gunakan Motor Ribuan Buruh di Brebes Demo Tuntut Kenaikan UMK

BREBESNEWS.co – Ribuan buruh pabrik dari berbagai aliansi buruh di Kabupaten Brebes, Senin (22/11/2021) menggelar demo menutut kenaikan upah minimum kabupaten(UMK) yang dirasa teramat kecil.

Ribuan buruh dengan mengendarai motor roda dua turun ke jalan pantura menuju Alun-alun  Brebes sambil berorasi menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Merkeka mununtut untuk tidak sama kenaikannya dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang hanya sekitar Rp 18 ribu. Para buruh pun membawa sejumlah poster bertuliskan tuntutan dan keresahan mereka terkait upah tersebut.

Sejumlah perwakilan buruh dari berbagai aliansi kemudian melakukan audensi di kantor Setda Brebes bersama Pemkab Brebes, APINDO, serta dewan pengupahan.

Audensi sempat berjalan alot, dimana buruh menuntut UMK di Brebes yang sekitar hanya 1,8 juta rupiah menolak kenaikan 18 ribu rupiah atau 0,97 sesuai dengan kenaikan UMP.

Perwakilan buruh tetap menuntut kenaikan 25 persen, hingga negoisasi turun menjadi 15 persen, sampai batas tuntutan terendah kenaikan hanya 10 persen.

Ketua Aliansi Serikat Buruh Kabupaten Brebes, Yuniawan Agung Pranoto, mengatakan jika hasil kesepakatan bersama antara perwakilan buruh, APINDO, Pemkab Brebes, dan dewan pengupahan akhirnya disepakati jika kenaikan dijanjikan sekitar 10 sampai 12 persen.

“Hasil audensi bersama antara perwakilan buruh, APINDO, Pemkab Brebes dan dewan pengupahan telah disepakati kenaikan upah sekitar 10-12 persen sehingga usulan upah buruh menjadi sekitar Rp, 2.085.019, ” ujar Ketua DPC SBSI Brebes

Ketua Aliansi Serikat Buruh Kabupaten Brebes, Yuniawan Agung Pranotoj, uga menjelaskan jika hasil kesepakatan bersama berupa rekomendasi, selanjutnya akan dikirim ke Pemerintah Provinsi di Semarang.

“Mudah-mudahan upaya para buruh untuk kesejahteraan dengan naiknya UMK bisa di sepakati pihak Propinsi ” tandas Yuniawan.

(AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi