By 12 January 2022

Vaksin Booster di Brebes Belum Diadakan, Tunggu Target 70 Prosen

Vaksinasi untuk warga lansia di Brebes

BREBESNEWS.co – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menyatakan, realisasi vaksinasi booster belum bisa dilaksanakan. Sebab, berdasarkan hasil evaluasi dan koordinasi perluasan vaksinasi berbasis fasilitas kesehatan belum mencapai 70 persen.

Target prioritas saat ini terus mengejar realisasi yang baru mencapai 67,75 persen berbasis faskes.

Plt Kepala Dinkes Brebes dr Sri Gunadi Parwoko mengatakan, mengacu edaran Kemenkes terbaru idealnya kota bawang sudah bisa menggelar vaksinasi booster.

Namun, karena pertimbangan realisasi target vaksinasi belum mencapai standar minimal 70 persen. Dengan begitu, vaksinasi booster pelaksanaannya masih menunggu target prioritas.

“Regulasi Kemenkes terbaru, Brebes boleh melaksanakan vaksinasi booster. Karena, target lansia mencapai 71,72 persen melebihi target 60 persen. Hanya saja, fokus saat ini menuntaskan target vaksinasi prioritas 70 persen dulu,” ungkapnya.

Dengan sisa empat hari mendatang, lanjut Gunadi, pihaknya optimistis percepatan dan perluasan vaksinasi bisa memenuhi target 70 persen.

Terlebih, stok dosis vaksin sudah ter-distribusikan ke 38 puskesmas dan tinggal eksekusi, sehingga realisasi vaksinasi boster bisa langsung dilaksanakan setelah target capaian terpenuhi.

“Stok dosis vaksin, hingga kini masih cukup untuk booster. Tapi, khusus Sinovac dan Sinopharm sampai sekarang kosong dari Dinkes Jateng,” terangnya.

Gunadi menuturkan, rincian capaian vaksinasi di Kabupaten Brebes mengacu data base terbagi menjadi dua. Yakni yang berbasis faskes baru mencapai 1.041.518 (67,75 persen) untuk dosis 1. Dosis 2, sebanyak 680.920 (44,29 persen), vaksinasi 3 mencapai 4.884 (0,32 persen) dari 1.537.324 sasaran.

Sedangkan, untuk lansia dari 152.822 sasaran sudah tervaksinasi dosis 1 sebanyak 109.604 (71,72 persen) dan vaksinasi dosis 2 mencapai 62.611 (40,97 persen).

“Data KPCPEN terbaru, Selasa (11/1/2022) kemarin, capaian vaksinasi berbasis KTP sudah tembus 1.257.851 (81,82 persen) dan dosis 2 sebanyak 836.568 (54,42 persen). Termasuk, lansia 111.199 (72,76 persen),” ujarnya.

Gunadi menambahkan, selain terus menggenjot capaian vaksinasi target prioritas dan mematangkan manivest vaksinasi booster. Pihaknya mengaku, terus menyiapkan data base berkisar 208 ribu lebih anak usia 6-11 tahun.

“Vaksinasi bagi anak juga akan segera menyusul dilakukan jika realisasi target vaksinasi prioritas sudah tercapai,” tandas Gunadi.

(AL Faruq)

Posted in: Serba Serbi