By 2 June 2021

Harlah Pancasila, KH Hasyim Asy’ari ; Dasar Negara Harus Menyatukan Bukan untuk Perpecahan

Nur Nadlifah Ketua Fatayat NU Pusat dan Anggota DPRRI Fraksi PKB Dapil Brebes, Tegal dan Kabupaten Tegal

BREBESNEWS.co – “Pancasila tidak bisa dimaknai secara parsial. Pancasila itu masing-masing sila menjiwai sila yang lainnya. Sila ke-1 menjiwai sila ke-2, ke-3 dan seterusnya, begitu juga sebaliknya. Artinya, dalam memahami nilai-nilai Pancasila, kita tidak bisa memahami sepotong persila, tapi harus secara utuh antara sila saling menjiwai,” kata Nur Nadlifah saat memperingat Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke-71 dan Harlah Pancasila di SMK Ma’arif NU Paguyangan, Selasa (1/6/2021).

Pancasila, kata Mba Nad-demikian sapaan akrabnya, lahir dari pemikiran tokoh-tokoh besar bangsa Indonesia, salah satuya KH Hasyim Asy’ari yang juga pendiri Nahdlatul Ulama.

Dengan melakukan riyadhoh, Kiai Hasyim mengambil ijtihad bahwa Pancasila adalah pilar utama bangsa Indonesia.

“Prinsipnya, Kyai Haji Hasyim Asy’ari memahami bahwa kemerdekaan adalah kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Sedangkan perpecahan merupakan kerusakan (mafsadah) sehingga dasar negara harus berprinsip menyatukan semua,” papar Mba Nad yang juga anggota DPR RI Dapil IX Jawa Tengah.

Kepada Fatayat NU Brebes, dia menegaskan pentingnya integritas, loyalitas dan totalitas kepada organisasi yang harus ditanamkan tidak hanya dalam hati dan pikiran saja, namun harus tercermin dalam gerak langkah sehingga muncul karya yang nyata.

Ketua PC Fatayat NU Brebes Nur Wakhidah menjelaskan, rangkaian Harlah Fatayat antara lain diisi dengan kegiatan Kajian Qonun Asasi Mbah Hasyim sebuah karya momental dan pondasi kokoh NU berdiri,

Lomba Paduan Suara Perempuan ASWAJA melalui Video yang diunggah ke Channel Youtube FNU Brebes dan Refleksi Hari Fatayat dan Harlah Pancasila.

“Al Hamdulillah, seluruh kegiatan Fatayat NU Kab Brebes sudah di upload ke dunia digital dengan mengisi dunia maya seperti youtube, FB, WAG, sehingga siap menjadi organisasi modern yang menguasai IT,” tutur Nur Wakhidah.

Peringatan Harlah Fatayat NU ke-71 dan Harlah Pancasila yang diselenggarakan PC Fatayat NU Kab Brebes dihadiri para tokoh dan Pimpinan NU beserta Badan Otonomnya. Antara lain, hadir Ketua PC IPNU Kab Brebes, Ketua MWC NU Paguyangan, Ketua PAC Muslimat NU Paguyangan, Anggota DPRD Brebes Fraksi PKB, Habib Qodir Al Atos dar Tegal dan tamu undangan lainnya.

Pelaksanaan Harlah yang memperhatikan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan covid-19 tersebut, diisi tausiyah oleh Dr Nyai Hj Imas Masitoh M Noor SH MH dari Bandung Jawa Barat.

(AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi