By 29 July 2021

Mendagri Apresiasi Realisasi Insentif Nakes di Brebes Capai Hampir 100 Prosen

Mendagri M Tito Carnavian (kiri) bersama Bupati Brebes Idza Priyanti dalam Rapat Koordinasi Mendagri dan Pemkab Brebes dalam penaganan Covid19 di pendopo kabupaten

BREBESNEWS.co – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi realisasi anggaran insentif bagi tenaga kesehatan daerah di Kabupaten Brebes.

Berdasarkan data yang dikantongi Kementerian Keuangan dan laporan pemerintah daerah yang diolah pada 23 Juli 2021, realisasi anggaran insentif tenaga Kesehatan (Nakes) mencapat 97,91 persen.

“Saya apresiasi dan terima kasih atas nama pemerintah pusat dan atas nama seluruh tenaga kesehatan yang ada,” ujar Mendagri saat memberikan keterangan pers usai melakukan Rapat Koordinasi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Brebes, Kamis (29/7/2021).

Mendagri meminta agar apa yang dilakukan Kabupaten Brebes dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain yang belum menyalurkan insentif bagi Nakes secara maksimal. “Tolong dicatat betul itu, untuk menjadi informasi dan pembelajaran bagi daerah-daerah lain yang belum,” tutur Mendagri.

Di lain sisi, Mendagri juga menilai penyaluran bantuan sosial (Bansos) yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Brebes telah berjalan masif.

Dia menyebutkan, terdapat 600 ribu lebih warga penerima manfaat Bansos, baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Mendagri mengatakan, penyaluran Bansos yang bersumber dari APBD dapat dilakukan melalui mata anggaran Bansos dan juga alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT).

Selain itu, dia menyarankan agar Kabupeten Brebes dapat memanfaatkan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dianggarkan oleh perusahaan di daerah setempat.

Tak hanya itu, lanjut Mendagri, bantuan juga dapat dilakukan melalui anggaran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Selain itu, dapat pula melalui penggalangan solidaritas kepada masyarakat yang memiliki kemampuan dan kemauan untuk membantu masyarakat lain yang kurang mampu.

“Di saat inilah kita perlu bergotong royong,” terang Mendagri.

Sementara itu, Bupati Brebes Idza Priyanti dalam paparannya menjelaskan
langkah refokusing anggaran yang dilakukan dalam APBD 2021 sebanyak 8 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) yakni Rp 99,08 miliar dengan perincian untuk penanganan penanggulangan covid 19 Rp 21,1 miliar,

Vaksinasi covid-19 sebanyak Rp 1,01 miliar, insentif Tenaga Kesehatan Rp 15 miliar dan belanja tidak terduga Rp 61 miliar. Sedangkan untuk pemulihan ekonomi daerah sebesar Rp 5,08 milyar dengan rincian untuk bantuan sosial Rp 4,4 miliar, pemberian makanan tambahan Rp 50,2 juta dan pemberdayaan UMKM Rp 566 juta.

Bantuan sosial, kata Idza, diberikan untuk masyarakat miskin dan terdampak Pandemi sebanyak 664.805 Keluarga.

Dalam penanganan pandemi Covid-19 Pemkab Brebes tidak bekerja sendirian, tetapi disokong berbagai pihak seperti TNI, Polri, aparatur desa hingga RT/RW, Corporate Social Responsibility (CSR) instansi, lembaga dan perusahaan serta organisasi sosial kemasyarakatan.

“Ikhtiar kami tak pernah putus ataupun padam untuk itu, kami mohon arahan Pa Menteri untuk perbaikan dalam menangani pandemi ini,” pungkas Idza.

(AFiF.A)

Posted in: Pemerintahan