By 26 October 2021

KTNA Brebes Gelar Rembug Paripurna, Cari Solusi Pemasaran Produksi

Idza usai rembug paripurna tinjau bazar hasil produk pertanian daerah Brebes

 

BREBESNEWS.co – Setelah tertunda karena terjadinya Pandemi Corona, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Brebesa akhirnya menggelar Rembug Paripurna.

Gelaran ini selain membahas permasalahan, pencarian solusi, pencapaian program kerja juga pemilihan pengurus baru di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Brebes, Senin (25/10/2021).

Bupati Brebes Idza Priyanti berharap, Rembug Paripurna KTNA Kabupaten Brebes akan menghasilkan kader terbaik yang dapat memimpin KTNA Kabupaten Brebes. Sehingga kedepan lebih baik lagi serta dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Brebes.

Dalam kesempatan itu, Idza juga meminta bantuan seluruh anggota dan pengurus KTNA untuk ikut serta mensukseskan vaksinasi di Kabupaten Brebes.

“Agar capaian vaksin bisa di atas 50 persen untuk bisa mencapai PPKM Level 2. Ini perlu kesadaran kita semua, agar pergerakan ekonomi masyarakat berjalan khususnya untuk kalangan pertanian,” ucap Idza.

Seperti diketahui Brebes merupakan daerah penghasil pertanian yang cukup banyak ada bawang merah cabai, buah melon, semangka dan lainnya.

Sementara itu Anggota Komisi II DPR RI Agung Widiyantoro yang juga hadir diacara tersebut, mengatakan kegiatan Rembug Paripurna hendaknya jangan hanya dijadikan ajang pemilihan pengurus saja.

“Tetapi lebih dari itu kegiatan ini dapat menjadi kesempatan bersama untuk melakukan musyawarah dan diskusi menentukan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada petani yang akan dilakukan kedepan,” ucapnya dalam sambutan.

Program kerja KTNA, lanjutnya, harus dapat tersusun matang sehingga dalam perjalananya nanti sudah terarah dan pasti.

Sebagai pengurus, jadilah orang orang “Kentir” yaitu orang orang yang berani mengambil resiko tinggi tanpa melihat apa yang akan diperolehnya. Tapi akan memberikan dampak besar dan kemajuan organisasinya dimasa yang akan datang.

Dalam kesempatan tersebut Agung juga berharap Pemerintah Kabupaten Brebes dapat membangun pertanian berbasis kawasan. Dalam artian melakukan budidaya pertanian sesuai tempat yang memungkinkan tanaman tersebut dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan.

Agung juga meminta Petani Brebes harus mampu meningkatkan Produksi pertanianya, karena itu adalah sarat mutlak jika tidak ingin ada impor komoditas pertanian.

Salahsatu pegusurus KTNA Juwari usai acara menyarankna agar petani Brebes dapat mebjangkau pasaran luar negwri. Pasalnya dengab adanya produk pertanian ynag dipasarkankeluar negeri bisa untuk nilai tambah harga yang cenderung rendah saat prosuk melimpah atau panen raya.

“Perlu ada terobosan pemasaran agar produk pertaniana Brebes bisa mejangkau ke luar negeri seperti bawang agar harganya bisa terjaga saat panen raya,” ungkap Juwari.

(AFiF.A)

Posted in: Ekonomi & Bisnis