By 7 January 2022

Sosialisasi DD Tahun 2022, Idza : DD Diharap Percepat Pemulihan Ekonomi

Bupati dan beberapa camat menunjukan surat DD

 

BREBESNEWS.co – Di tengah problema tingkat kemiskinan ekstrem yang masih tinggi, diharapkan realisasi penggunaan Dana Desa (DD) dapat mengefektifkan program pembangunan di setiap desa.

Diyakini, pembiayaan dari dari DD bisa menggeliatkan sektor ekonomi pedesaan sehingga bisa keluar dari belenggu kemiskinan ekstrem.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Brebes Idza Priyanti saat Sosialisasi Penggunaan DD untuk wilayah Kecamatan Jatibarang, Larangan, Songgom dan Bulakamba di Hotel Anggraeni Jatibarang, Selasa (4/1).

Kata Idza, sesuai ketentuan Perpes nomor 104 tahun 2021, penggunaan dana desa tahun 2022 diantaranya untuk pembiayaan program perlindungan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa paling sedikit 40 persen. Program ketahanan pangan dan hewani 20 persen, dukungan pendanaan penanganan covid-19 sebanyak 8 persen dari alokasi dana desa setiap desa dan 32 persen program sektor prioritas lainnya hasil Musyawarah Desa.

Dalam penggunaan dana desa, moral aparatur desa sangat menentukan hasil yang akan didapatkan.

“Baik buruknya pemerintahan desa ditentukan oleh moral dan etos kerja aparatur desa. Karenanya, peran seorang pemimpin yaitu kepala desa sangatlah penting, apalagi pemimpin yang mempunyai karisma yang kuat untuk membangun desanya ke arah yang lebih baik,” ucap Idza.

“Bukan hanya itu saja, seorang pemimpin harus professional dalam bertindak atau mengambil suatu keputusan,” tandas Idza.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades) Brebes Muhroyati menyampaikan, Pagu Dana Desa Tahun 2022 untuk Kabupaten Brebes senilai Rp 453.819.700.000.

Rata-rata perolehan Dana Desa sebesar 1.554.177.055,-
Dana Desa terbesar diraih Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan sebesar Rp 3.289.415.000 dan Dana Desa terkecil diraih Desa Winduasri Kecamatan Salem sebesar Rp 674.478.000,-

“Alhamdulillah, di tahun 2021 Kabupaten Brebes mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, atas kinerja pengelolaan dana desa, yang penyerapannya mencapai 100 persen pada 26 November 2021,” ujar Yati.

Dalam sosialisasi tersebut, para Camat juga memaparkan kondisi DD dan vaksinasi di masing-masing wilayahnya.

(AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi