By 24 October 2022

Idza Luncurkan e-Bangsa, Penyaluran Bantuan Keuangan Desa Berbasis Elektronik

Peluncuran bantuan keuangan desa berbasis eletronik (e Bangsa)

BREBES NEWS.co – Proses penyaluran bantuan keuangan kepada desa di Kabupaten Brebes, yang semula dilakukan secara manual atau konvensional beralih ke sistem Elektronik berbasis aplikasi.

Aplikasi yang diberi nama Elektronik Bantuan Keuangan Kepada Desa (e-Bangsa) diluncurkan Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH di Aula Lantai 5 KPT jalan Proklamasi nomor 77 Brebes, Senin (24/10/2022).

Bupati Brebes Idza Priyanti SE mengapresiasi dan menyambut baik diluncurkanya e-Bangsa sebagai wujud implementasi proses penyaluran bantuan keuangan kepada desa secara elektronik.

Sesuai Peraturan Bupati Brebes nomor 76 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, dan Peraturan Bupati nomor 2 tahun 2021 tentang Pedoman Pengelolaan Bantuan Keuangan Kepada Desa yang bersumber dari APBD Kabupaten Brebes.

“Aplikasi e-bangsa diyakini bisa mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, yang lebih transparan dan akuntabel dengan artian desa akan mengetahui pagu anggaran, proses penyaluran namun tidak bersentuhan langsung dengan petugas,” kata Idza.

Dengan aplikasi ini, lanjutnya, akan lebih cepat dan menjauhkan resiko penumpukan proposal penyaluran di meja petugas korektor kabupaten. Dan penyaluran bantuan keuangan kepada desa lebih mudah dikontrol mulai dari penganggaran, penyaluran dan pertanggungjawaban.

Kehadiran e-Bangsa yang diprakarsai Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa tersebut diharapkan akan mempermudah proses penyaluran bantuan keuangan kepada Desa. Karena dari sistem konvensional yang membutuhkan waktu lama, jarak yang jauh, dan tenaga yang banyak disederhanakan dalam suatu sistem elektronik yang lebih efektif dan efisien.

Sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Pemerintahan Desa Rosmeidiana Puspitasari E bangsa diharapkan dapat memberikan manfaat.

Manfaat tersebut antaranya,mempercepat penyampaian informasi pagu anggaran bantuan keuangan kepada Pemerintah Desa, mempermudah verifikasi atau koreksi proposal, mengurangi penggunaan kertas, pengarsipan berkas lebih mudah, tersedianya data base dan menghemat ruang penyimpanan arsip dan mengurangi biaya operasional.

(AFiF.A)

Posted in: Pemerintahan