By 2 November 2022

Bocah Pengidap Gizi Buruk Padakaton Akhirnya Dievakuasi ke RSUD Brebes

Muhammad Salman Amrillah saat di gendong pengusaha wanita asal Brebes Paramitha Indra Kusuma yang akan menanggung biaya hidup keluarga saat dalam perawaran di RSUD

BREBESNEWS.co – Mohamad Salman Amrillah (2,8) tahun seorang balita asal Desa Padakaton, Kecamatan Ketanggungan, penderita gizi buruk akhirnya dievakuasi ke RSUD Brebes, Selasa (1/11/2022) untuk mendapatkan perawatan.

Dari hasil pemeriksaan tim medis, Salman yang berat tubuhnya hanya 5 kilogram itu dinyatakan mengidap penyakit gizi buruk berat. Sehingga tubuh bocah lelaki ini tampak begitu kurus.

Anak pasangan Siti Salamah (32) dan Ade Sunarto (39) itu pun dievakuasi ke RSUD Brebes. Dia dijemput Sekda Brebes, Djoko Gunawan, beserta rombongan dari Dinas Kesehatan Brebes.

Djoko mengatakan, pengobatan Salman akan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Brebes.

“Semua biaya pengobatan ditanggung Pemkab Brebes. Pemkab juga sudah mengusulkan agar keluarga ini mendapat PKH dan modal usaha. Kami akan koordinasi dengan Baznas,” kata Djoko.

“Kita akan periksa semuanya, barangkali ada penyakit lain. Kita selesaikan semuanya. Untuk biaya hidup di rumah sakit ada dari dermawan, Mbak Mitha nanti kita bersinergi,” imbuh Djoko.

Selain dari Pemkab Brebes, bantuan untuk Salman juga datang dari salah seorang donatur. Wanita pengusaha, Paramitha Widya Kusuma, membantu biaya hidup keluarga Salman selama di rumah sakit. Termasuk biaya untuk keperluan transportasi pulang pergi rumah ke RSUD Brebes.

“Selama menunggu balita di rumah sakit, biaya makan semuanya akan saya tanggung. Termasuk ongkos pulang pergi dari rumah ke RSUD,” kata pengusaha yang akrab disapa Mbak Mitha ini.

 

Selama ini keluarga Muahamad Salman Amrillah ini menempati rumah gubuk dari anyaman bambu di Rt 02 Rw 03 Desa Padakaton Kecamatan Ketanggungan. Rumah dengan ukuran 7 meter x 8 meter ini merupakan milik kakaknya. Kondisi rumah pun jauh dari layak huni.

Meski alami gizi buruk akut pihak keluarga tidak serta merta dapat membawanya berobat, hal ini karena keterbatasan ekonomi.

(AFiF.A)

Posted in: Sosial