By 17 January 2023

Anggota DPRRI Paramitha Kecam Keras Upaya Damai Pemerkosaan Remaja di Brebes

Anggota DPRI Paranitha Widya Kusuma

BREBESNEWS.co – Kecaman keras terhadap perlakuan ke 6 pemerkosa gadis remaja 15 tahun di Desa Sengon Kecamatan Tanjung diungkapkan Anggota Komisi VII DPR RI Paramitha Widya Kusuma.

Mitha demikian panggilan akrabnya dalam akun media sosiallnya melontarkan kecaman kejadian yang menimpa anak yang masih duduk di bangku SMP tersebut.

“Saya mengecam kejadian pemerkosaan yang terjadi di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes. Sebagai seorang perempuan dan ibu, saya sangat menyayangkan kejadian seperti ini bisa terjadi di tanah kelahiran saya. Kenapa kejadian spt ini bisa berakhir damai,” kata Paramitha Widya Kusuma, Selasa (17/1/2023).

Ia manambahkan, apa yang dialami korban dalam hal ini anak yang masih berusia dibawah umur tentunya saja mengalami gangguan psikis.

“Damai untuk siapa? Apa bisa si korban seumur hidup berdamai dengan perasaannya bahwa ia pernah diperkosa oleh 6 laki-laki? Perasaan kecewa, marah, dan lain sebagainya,” tegas Anggota DPRRI dari dapil 9 Brebes, Tegal Kota dan Kabupaten Tegal ini.

Mitha pun mempertanyakan terkait pilihan “damai” ini. Apakah adil untuk korban-korban perkosaan lainnya?. Sebab, selama mereka sudah berjuang agar kasus seperti ini harus dibawa ke ranah hukum agar menimbulkan efek jera.

“Pengesahan UU TPKS dipriotitaskan untuk menyelesaikan kasus-kasus seperti ini. Supaya korban bisa terlindungi ketika melapor. Untuk itu, saya menyerukan kepada seluruh masyarakat utk memanfaatkan keberadaan UU TPKS,” terangnya.

“Mari kita sama-sama meramaikan dan mengawal perjalanan kasus ini supaya pengesahan UU TPKS juga tidak sia-sia. Tidak ada kata damai untuk pemerkosa! Harus diproses secara hukum,” tandasnya.

Sebagai informasi, peristiwa itu terjadi sekitar akhir Desember 2022 lalu. Beberapa hari setelah kejadian, keluarga korban dan keluarga para pelaku dimediasi di rumah seorang kepala desa setempat.

Dalam surat kesepakatan disebutkan, keluarga korban bersedia dituntut jika melanjutkan kasus ini ke jalur hukum. Mengetahui informasi tersebut, Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Brebes pun mengadvokasi keluarga korban.

Kini, kasus tersebut sedang ditangani Satreskrim Polres Brebes.

(AFiF.A)

Posted in: Kriminal