By 11 May 2021

Bulog MoU dengan Pemkab Brebes Serap Beras Petani untuk ASN

Pendandatanganan MoU Bulog dengan Gapoktan Brebes untuk penyaluran beras ke ASN Brebes

BREBESNEWS.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya berkontribusi terhadap sektor pertanian di kota bawang merah tersebut.

Dengan kerjasama tersebut ASN diminta membeli beras hasil panen padi petani Brebes melalui Perum Bulog.

Sekda Brebes Djoko Gunawan mengatakan, gerakan ASN membeli beras petani merupakan program Pemkab Brebes yang bekerjasama dengan Perum Bulog wilayah eks Karesidenan Pekalongan. Program Serap Gabah Mandiri (Sergab) merupakan kerja sama antara kelompok tani, Bulog, dan Pemkab Brebes.

“Nantinya dalam program ini gabah dari petani akan diserap Bulog. Kemudian, dari Bulog akan dijadikan beras yang kemudian beras itu akan didistribusikan kepada ASN,” ujarnya usai menandatangani MoU dengan Bulog Cabang Cimohong, Senin (10/5/2021).

“Ini sebagai salah satu langkah dalam bela beli produk Kabupaten Brebes. Khususnya sektor pertanian dengan komoditas padi,” lanjutnya

Dijelaskannya, saat ini produksi padi di Brebes mengalami kenaikan. Karenanya, untuk menstabilkan harga akan dilakukan serapan gabah.

“Kita harus membeli hasil panen para petani yang sebelumnya serapan gabah dilakukan oleh Bulog. Ini demi petani kita. Kita sudah melaksanakan MoU antara kelompok tani dengan Bulog dan Bulog dengan pemkab Brebes,” tambahnya.

Dia berharap 9.000 ASN di lingkungan Pemkab Brebes bisa berperan aktif dalam kerja sama ini. Selain itu, dirinya juga meminta Bulog bisa menjamin beras dengan kualitas premium untuk ASN.

“ASN di lingkungan Pemkab Brebes itu ada kurang lebih 9 ribu orang.¬† Bila perbulan ASN butuh¬† 10 kilogram berarti ada kuranglebih 90 ton yang dibutuhkan. Kami berharap ASN kita bisa berperan aktif membantu petani kita,” pungkasnya.

 

Sementara itu Keoala Cabang Bulog Pekalongan Heriswan berjanji akan memenuhi permintaan pihak Pemda untuk menyediakan beras mutu premium.

“Harga ke ASN akan sesuaikan dengan pasar yakni sesuai Harga Eceran Tetap (HET). Untuk pembelian ke petani juga sesuai mekanisme pembelian yang ditentukan,” tandas Heriswan.

(AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi