By 14 November 2021

15 Calon Guru Penggerak Brebes Gelar Festival Panen Hasil Belajar

15 guru peserta PGP memamerkan inovasi belajar yang dihasilkan setelah mengikuti tujuh bulan lokakarya

BREBESNEWS.co – Sebanyak 15 Calon Guru Penggerak di Kabupaten Brebes, menggelar Festival Panen Hasil Belajar, Sabtu (13/11/2021).

Pameran tersebut, menjadi bagian tujuh bulan dari 9 bulan proses PGP Angkatan 2 yang memasuki tahapan lokakarya 7. Tujuannya, mempresentasikan sekaligus sosialisasi hasil pendidikan selama tujuh bulan di Hotel Anggraeni Jatibarang.

Dalam Festival Panen Hasil Belajar, 15 CGP menampilkan dan berbagi hasil aksi nyata. Khususnya, selama mengikuti program PGP selama tujuh bulan terakhir.

Berbagai inovasi media pembelajaran yang efektif, diharapkan berdampak positif dalam proses kegiatan belajar. Termasuk, lebih memotivasi individu guru penggerak, kelas hingga sekolah tempatnya bertugas.

Salah satu CGP, Warkonah guru SDN 1 Laren Bumiayu Brebes, mrnghasilkan inovasi Bermuka Maniss (Belajar Menyenangkan, Utamakan Mandiri, Inovatif, Sopan, dan Santun).

Menurutnya, banyak konsep pembelajaran yang bisa diimplementasikan dari inovasi tersebut. Sebab, banyak sarana yang bisa digunakan sebagai media pembelajaran murid SD dari kelas 1-6.

Ragam Inovasi

“BERMUKA MANISS, bisa dikombinasikan dengan permainan ular tangga raksasa. Yakni, murid diajak main ular tangga tapi diselingi pertanyaan tematik yang harus dijawab,” terangnya.

Manfaat dari inovasi tersebut, lanjut Warkonah, bisa menjadi wadah melepas penat dan kejenuhan murid belajar. Harapannya, dalam pembelajaran mampu menyajikan sebuah proses yang disukai dan membuat nyaman peserta didik.

Sementara itu, CGP lainnya Andi Priatno yang merupakan SDN Tegalreja 2 Banjarharjo Brebes. Membuat inovasi aplikasi berbasis website yang menyediakan segala informasi terkait sekolah.

Banyak fitur di dalamnya meliputi data guru, siswa, media pembelajaran digital. Termasuk, profil sekolah, absen, hingga semua konsep program sekolah bisa dipublikasikan.

Terpisah, Penanggung jawab kegiatan dari PPPPTK Matematika Kemendikbudristek, Anang Heni menambahkan, pameran produk festival panen hasil belajar ini merupakan ajang untuk mengapresiasi calon guru penggerak.

Bahkan, dalam lokakarya 7 di Brebes ini, semua pemangku kepentingan yang terkait dihadirkan. Seperti Dinas Pendidikan Brebes, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru lain yang belum terlibat pada program guru penggerak serta komunitas praktisi.

“Setelah tujuh bulan belajar, CGP Angkatan 2 harus memamerkan produk hasil belajar. Apa saja yang dilakukan, semua ditampilkan untuk mendapatkan apresiasi dari kepala sekolah, pengawas,” tandasnya.

Seperti diketahui. Program PGP dan lokakarya di Brebes diadakan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi melalui Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika.

Tujuannya, mendukung hasil belajar yang implementatif berbasis lapangan dengan menggunakan pendekatatn andragogi dan blended learning selama 9 bulan.

(Al-Faruq)

Posted in: Pendidikan